Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Partisipasi ASN Aktivasi IKD di Pemkot Bekasi Masih Rendah

×

Partisipasi ASN Aktivasi IKD di Pemkot Bekasi Masih Rendah

Sebarkan artikel ini

Partisipasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dalam melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) masih rendah. Meski pelayanan jemput bola telah dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, minat ASN untuk memanfaatkan layanan tersebut dinilai masih minim.

Berdasarkan data capaian IKD Kota Bekasi per Oktober 2026, jumlah aktivasi tercatat sebanyak 476.729 dari target 1.930.226. Angka tersebut setara dengan sekitar 24,7 persen dari target yang ditetapkan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Sementara itu, capaian aktivasi IKD disebut baru mengalami kenaikan 1 persen. Namun, angka tersebut masih perlu diperjelas berdasarkan periode perbandingan dan cakupan datanya.

Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufik Rahmat, mengatakan pihaknya telah tiga kali mendatangi lingkungan kompleks perkantoran Pemkot Bekasi untuk memberikan pelayanan aktivasi IKD secara langsung. Namun, jumlah ASN yang memanfaatkan layanan tersebut masih terbilang sedikit.

“Ini sudah kali ketiga kami datang, tetapi peminatnya masih sepi,” ujar Taufik dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Oktober 2026.

Di sisi lain, aktivasi IKD menjadi penting bagi ASN yang ditugaskan sebagai agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital sesuai instruksi Wali Kota Bekasi. Kepemilikan IKD menjadi salah satu persyaratan untuk mendukung pelaksanaan peran tersebut.

Taufik menilai, kesadaran ASN dalam menindaklanjuti instruksi tersebut masih perlu ditingkatkan. Menurutnya, ASN diharapkan dapat memahami pentingnya aktivasi IKD sebagai bagian dari dukungan terhadap program Perlinsos Digital.

“Ketika ASN diperintahkan menjadi agen Perlinsos Digital, salah satu syaratnya harus memiliki IKD. Artinya, mereka harus melakukan aktivasi dan mendaftar sebagai agen,” katanya.

Sebelumnya, Disdukcapil Kota Bekasi juga telah melakukan pelayanan jemput bola ke sejumlah OPD dengan jumlah pegawai besar, di antaranya Dinas Perhubungan dan Dinas Pemadam Kebakaran. Pelayanan serupa kini menyasar OPD yang berada di lingkungan kompleks perkantoran Pemkot Bekasi.

Disdukcapil berharap pendataan yang dilakukan bersama setiap OPD dapat memberikan gambaran mengenai tingkat aktivasi IKD di kalangan ASN sekaligus menjadi dasar untuk mendorong peningkatan partisipasi ke depannya.

Example 120x600
Metropolitan

“Melalui Operasi Patuh Jaya 2026 ini, kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat. Penegakan hukum bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Kami berharap melalui operasi ini, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi dapat ditekan,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Oktober 2026.

Metropolitan

“Disdukcapil Kota Bekasi menjadi satu-satunya OPD yang berhasil menempatkan dua ASN sebagai finalis lima besar di dua kategori berbeda. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan karakter dan kualitas SDM yang kami lakukan mampu melahirkan aparatur yang layak mendapatkan apresiasi,” ujar Taufiq dikutip bekasiguide.com, Rabu 28 Oktober 2026.

Metropolitan

“Penyerahan sertifikat tanah ini merupakan langkah penting untuk memastikan masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanahnya. Kami berharap sertifikat yang diterima dapat memberikan rasa aman, melindungi hak kepemilikan warga, serta dimanfaatkan dan dijaga dengan baik,” ujar Tri dikutip Bekasiguide.com, Selasa 27 Ootober 2026.