Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Minimalisir Gangguan, PLN UP3 Cikarang Grebek Konstruksi

×

Minimalisir Gangguan, PLN UP3 Cikarang Grebek Konstruksi

Sebarkan artikel ini
Petugas PLN sedang melakukan perawatan jaringan. (Ilustrasi)

BEKASI- PLN UP3 Cikarang mengadakan kegiatan Grebek Konstruksi (GKons) di beberapa wilayah di Cibitung, Kabupaten Bekasi pada Kamis (13/02/2020).

Manajer PLN UP3 Cikarang, Ahmad Syauki mengatakan, kegiatan bertujuan untuk meminimalisir gangguan yang terjadi akibat kelemahan konstruksi pada jaringan listrik, sehingga pasokan listrik tetap terjamin keandalannya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Hari ini kita lakukan GKons salah satunya di penyulang Luwes yang mencakup wilayah Kalimalang, Wanasari dan Cibitung,” terangnya kepada awak media pada Kamis (13/02/2020).

Selain melakukan perbaikan di penyulang Luwes, Kata Syauki, guna menjaga keandalan pasokan listrik khususnya yang berada di bawah UP 3 Cikarang, pihaknya hari ini juga menyebar 10 tim dengan 50 personil yang di bagi ke 10 Zona.

“Dari pekerjaan ini diharapkan keandalan di penyulang luwes semakin handal dan masyarakat semakin nyaman menikmati listrik,” ujarnya.

Lebih lanjut, Syauki berharap, guna menjaga keandalan ini masyarakat diharapkan kerjasama dan kesadarannya bila ada pohon yang sudah mendekati jaringan untuk segera menebangnya atau segera menghubungi kami.

“Tentunya kesadaran masyarakat juga penunjang keandalan listrik,” tandasnya. (bams).

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.