Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Intan Tolak Gantikan Posisi Tri dalam Pilkada dari PAN

×

Intan Tolak Gantikan Posisi Tri dalam Pilkada dari PAN

Sebarkan artikel ini
Politisi Partai Amanat Nasional yang juga anggota DPR RI, Intan Fitriana Fauzi

BEKASI- Politisi Partai Amanat Nasional yang juga anggota DPR RI, Intan Fitriana Fauzi mengakui tidak terpikirkan untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah baik untuk Kota Bekasi maupun di Kota Depok.

Intan yang baru saja terpilih kembali duduk di senayan dari daerah pemilihan Kota Bekasi dan Kota Depok menegaskan bahwa dirinya akan mengabdikan dirinya sebagai wakil rakyat di jalur legislatif.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Untuk Pilkada saya sama sekali tidak kepikiran, saya cuma mau fokus  bekerja untuk masyarakat Kota Bekasi dan Kota Depok,”ucap Intan.

Terkait isu hengkangnya sosok Wakil Wali Kota Bekasi yang juga kader PAN, Tri Adhianto dari partai yang menghantarkan sosok Tri menjadi wakil, Intan pun tidak mau berspekulasi terhadap polemik tersebut.

Bahkan sebagai pengurus Partai, Intan pun meyakini bahwa Tri akan masih komitmen dengan PAN.

“Sebagai Pribadi tentunya kami harap Pak Tri masih melihat kontribusi PAN saat Pilkada, dan masih terlalu dini jika beliau dikaitkan pindah ke partai lain,”papar wanita yang juga enterpreuner ini.

Saat disinggung bahwa isu kepindahan Tri dari PAN ke PDIP bukan isapan jempol dan PAN akan memaksa dirinya untuk maju dalam kontestasi Pilkada, Intan sekali lagi dengan tegas tidak akan maju dalam Pilkada.

“Sekalipun DPP memaksakan, kan tergantung saya menerima atau tidak. Dan sekali lagi saya tekankan saya fokus sebagai anggota DPR saja,”tegasnya. (MAN)

Example 120x600
Politik

“Selamat Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama. Satu abad NU telah membuktikan perannya sebagai penjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, perekat persatuan umat, serta pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Sholihin dikutip bekasiguide.com, Kamis 05 Februari 2026.

Politik

“Saya lahir dari kedua orang tua yang berkecimpung di dunia pendidikan. Jadi saya besar dan tumbuh di dunia pendidikan. Dan yang paling mendasar terkait guru selain persoalan kesejahteraan tentunya harus diimbangi dengan meningkatkan profesionalitas guru,” ujarnya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Februari 2026.