Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Peringati May Day, Kapolres Larang Buruh Aksi Sweeping Pabrik

×

Peringati May Day, Kapolres Larang Buruh Aksi Sweeping Pabrik

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (poto:Istimewa)

BEKASI- Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota melarang adanya aksi sweeping kepada seluruh serikat buruh di wilayahnya.

“Jangan melanggar aturan, salah satunya adalah memaksa rekan yang tidak mau demo, jangan dipaksa demo dengan di sweeping, kalau ada pasti saya tidak tegas,” demikian ditegaskan Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto pada Selasa (30/04).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ia juga memberikan himbauan kepada buruh di Kota Bekasi agar merayakan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada Rabu (01/05) besok dengan bergembira

“Kita rayakan hari buruh dengan gembira makanya kita adakan kegiatan sebagai penghormatan kepada buruh,” imbaunya.

Lebih lanjut, Indarto meyakini perayaan May Day akan berjalan aman, tertib, dan kondusif di Kota Patriot ini.

“Untuk peringatan May Day di wilayah Kota Bekasi sampai saat ini berjalan kondusif. Ya, mudah-mudahan tidak ada apa-apa,” tandasnya. (tnc/mya)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.