Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Camat Bekasi Timur Hadiri Pasar Murah RW 19 Arenjaya

×

Camat Bekasi Timur Hadiri Pasar Murah RW 19 Arenjaya

Sebarkan artikel ini

Pengurus RW 19 kelurahan Arenjaya, kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, kembali menggelar kegiatan rutin berupa senam peregangan dan kreasi, Minggu (19/02/2023). Kegiatan diikuti sekitar 300 peserta.

Selain menggelar senam, pengurus RW 19 Arenjaya juga mengadakan bakti sosial (Baksos) setelah senam selesai di halaman Kantor Sekretariat RW 19, Jalan Kusuma Timur I Perumahan Wisma Jaya, kelurahan Arenjaya.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Seperti pekan ini, usai mengadakan senam, para pengurus RW 19 Arenjaya kemudian menggelar pasar murah minyak goreng yang dibuka Camat Bekasi Timur Fitri Widyati. Pasar murah ini langsung mendapat sambutan antusias warga yang langsung mendatangi lokasi kegiatan.

Ketua RW 19 kelurahan Arenjaya, Hasrul Wahyu ‘Opung’ Sitompul menjelaskan kegiatan senam peregangan dan kreasi ini merupakan program kerja rutin jajarannya. “Kami rutin gelar kegiatan senam setiap Minggu pertama dan ketiga, ini sudah menjadi program tetap kami dari pengurus RW 19 kelurahan Arenjaya,” ujar lelaki yang lebih populer disapa Opung ini.

Selain senam, Opung menambahkan, pihaknya juga merangkai kegiatan Baksos sebagai wujud kepedulian terhadap warga. “Baksos yang kami laksanakan sesuai kebutuhan warga, atau bisa juga mengikuti perkembangan isu yang teejadi di masyarakat,” ulasnya.

“Seperti pada Minggu ini kami menggelar pasar murah minyak goreng karena sekarang ini kami mendengar kabar bahwa minyak goreng sudah mulai langka lagi di pasaran. Kalau pun ada, harganya lebih tinggi dari biasanya,” papar Opung didampingi Martius selaku pengurus RW 19 Arenjaya Bidang Pemuda dan Olahraga.

Secara teknis, Opung mengatakan, setiap keluarga yang berdomisili di lingkungan RW 19 Arenjaya akan mendapat 1 kupon yang bisa ditukarkan dengan minyak goreng dengan harga murah. “Satu kupon bisa ditukar dengan minyak goreng seharga Rp14 ribu per liter, maksimal bisa ditukar dengan empat liter minyak goreng,” imbuhnya.

Sebelumnya, Opung menyebut, pihaknya juga menggelar Baksos berupa pengobatan dan pengecekan kesehatan gratis untuk masyarakat. “”Jadi setelah senam, kami siapkan kegiatan lain agar peserta senam tidak jenuh,” ungkapnya.

Opung berharap program rutin ini memberikan manfaat kepada masyarakat dalam menjaga kondisi kesehatan dan mempererat silaturahmi di kalangan warga RW 19 Arenjaya. “Yang jelas, sasaran pertama adalah untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat, selain itu juga untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan masyarakat agar tetap kompak serta memiliki rasa kebersamaan untuk membangun lingkungan,” ucapnya.

Tak lupa, Opung menyampaikan respon positifnya kepada aparatur pemerintahan yang sudah ikut mendukung setiap program kerja yang dilaksanakan pengurus RW 19 Arenjaya.

“Alhamdulillah aparatur pemerintahan selama ini selalu mendukung program kerja kami, salah satu buktinya adalah kehadiran Bu Camat Bekasi Timur yang juga membuka kegiatan pasar murah minyak goreng yang kami laksanakan, ini dukungan luar biasa yang memotivasi kami, untuk lebih semangat menjalankan program-program yang bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Tak lupa, ucapan terima kasih juga disampaikan Opung kepada pihak PT Resto Pangan Utama dan PT Mitra Nabati Perkasa sebagai distributor minyak goreng merek ‘Minyakita’.

“Semoga sinergitas dan kerjasama seperti ini dapat terus terjalin demi memberikan kebaikan untuk masyarakat,” pungkasnya. (Mul)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.