Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Ibunya Tewas dalam Kecelakaan Truk Molen, Bocah 3 Tahun Terus Memanggil Mama di RS

×

Ibunya Tewas dalam Kecelakaan Truk Molen, Bocah 3 Tahun Terus Memanggil Mama di RS

Sebarkan artikel ini
Gedung Rumah Sakit Juwita Bekasi

Kisah pilu dialami anak berusia 3 tahun yang menjadi korban kecelakaan truk molen yang terguling di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur.

Di tengah proses pemulihan setelah mengalami kecelakaan, keduanya harus menghadapi kenyataan kehilangan sang ibu yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Manager Pelayanan dan Penunjang Medis RS Juwita Bekasi, dr. Virgia Widyawati mengungkapkan kondisi pasien anak kini menjalani perawatan mulai menunjukkan perkembangan positif. Anak berusia tiga tahun tersebut sudah bisa berjalan, turun dari tempat tidur, hingga melakukan aktivitas ringan seperti bermain handphone.

“Yang anak-anak sudah bagus sekali. Sudah berjalan, sudah turun dari tempat tidur, bahkan sudah bermain handphone. Namun, yang paling kecil memang masih sering memanggil-manggil ibunya,” ujar Virgia dikutip Bekasiguide.com, Selasa 3 November 2026.

Meski kondisi fisiknya berangsur membaik, pihak rumah sakit masih memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis keduanya, terutama anak paling kecil yang masih kerap mencari ibunya.

Virgia menceritakan, anak berusia tiga tahun itu masih kerap memanggil ibunya ketika hendak dibersihkan maupun saat pakaiannya diganti.

“Misalnya ketika mau dibersihkan atau diganti pakaiannya, dia masih memanggil, ‘Mau Ibu, mau Mama’. Memang anak-anak ini membutuhkan waktu. Namun, keluarga juga banyak yang memberikan dukungan dan mendampingi mereka,” ungkapnya.

Pihak rumah sakit saat ini masih menunggu asesmen lanjutan dari dokter spesialis anak untuk mengetahui kondisi psikologis kedua pasien tersebut. Pemeriksaan lanjutan diperlukan guna menentukan apakah mereka membutuhkan pendampingan atau penanganan psikologis lebih lanjut.

“Nanti kami serahkan kepada dokter spesialis anak. Kami masih menunggu asesmen berikutnya untuk mengetahui bagaimana penanganan selanjutnya,” jelas Virgi.

Secara keseluruhan, terdapat empat korban dari satu keluarga yang mendapatkan perawatan di RS Juwita. Keempatnya langsung menjalani pemeriksaan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), termasuk pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis saraf maupun ortopedi.

Ia memastikan proses penanganan keempat korban sejauh ini berjalan lancar. Untuk waktu kepulangan, pihak rumah sakit masih menunggu keputusan dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP) berdasarkan kondisi dan perkembangan medis masing-masing pasien.

 

Penulis: SalmaEditor: Bams
Example 120x600
Peristiwa

“Berdasarkan dugaan sementara, truk mengalami rem blong sehingga oleng ke kiri dan menabrak kerumunan orang yang berada di depan tembok bangunan di sisi jalan. Saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan,” ujar Joko dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 November 2026.

Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026.