Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi berhasil menempatkan dua aparatur sipil negara (ASN) sebagai finalis lima besar dalam ajang ASN Terbaik 2026. Capaian ini menjadikan Disdukcapil satu-satunya organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki dua perwakilan di dua kategori berbeda.
Kedua finalis tersebut yakni Taufan Rizki Fitriawan yang masuk dalam kategori ASN Inspiratif dan Irwandi Sugiharto, yang melaju pada kategori ASN Terinovatif. Keduanya bersaing di babak final lima besar pada masing-masing kategori.
Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rahmat Hidayat, menyampaikan dukungan penuh kepada kedua perwakilannya agar mampu meraih predikat ASN terbaik 2026.
Menurut Taufiq, keberhasilan menempatkan dua ASN di babak final menjadi kebanggaan sekaligus bukti bahwa pembinaan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Disdukcapil terus menunjukkan hasil positif.
Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari upaya membangun karakter aparatur yang profesional, berintegritas, serta mampu menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik.
“Disdukcapil Kota Bekasi menjadi satu-satunya OPD yang berhasil menempatkan dua ASN sebagai finalis lima besar di dua kategori berbeda. Ini menjadi bukti bahwa pembangunan karakter dan kualitas SDM yang kami lakukan mampu melahirkan aparatur yang layak mendapatkan apresiasi,” ujar Taufiq dikutip bekasiguide.com, Rabu 28 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, pencapaian tersebut merupakan bagian dari proses perubahan yang dilakukan secara berkesinambungan terhadap seluruh aparatur Disdukcapil Kota Bekasi.
Pembinaan itu diarahkan untuk memperkuat profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas ASN, sekaligus meningkatkan komitmen dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Taufiq berharap keikutsertaan Taufan dan Irwandi di babak final dapat menjadi motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus mengembangkan kompetensi, menghadirkan terobosan, serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.
“Harapan kami, Taufan dan Irwandi dapat memberikan hasil terbaik dan menjadi ASN terbaik 2026. Apa pun hasilnya, capaian ini harus menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tutupnya.







