Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Geger! WNA Asal Korea Tewas di Tambun Selatan

×

Geger! WNA Asal Korea Tewas di Tambun Selatan

Sebarkan artikel ini
Petugas kepolisian memasang garis polisi di rumah WNA Korea yang ditemukan tewas di Tambun Selatan.

Seorang warga negara asing (WNA) asal Korea ditemukan tewas bersimbah darah di rumah yang berada di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu 27 Mei 2026.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh putrinya sekitar pukul 15.00 WIB dalam kondisi sudah bersimbah darah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Korban diketahui pertama kali oleh putrinya sekitar jam 15.00 WIB dalam kondisi bersimbah darah,” ujar Wuryanti dikutip Bekasiguide.com, Jumat 29 Mei 2026.

Polisi saat ini masih menyelidiki penyebab kematian korban dengan memeriksa sejumlah saksi. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Kepala Desa setempat sebelum akhirnya diteruskan ke pihak kepolisian.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah korban untuk dilakukan autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Menurut Wuryanti, sebelum proses autopsi dilakukan, penyidik telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea serta meminta persetujuan dari pihak keluarga korban.

“Sebelum autopsi, penyidik sudah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea dan juga meminta persetujuan autopsi dari keluarga,” katanya.

Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa enam orang saksi untuk mengungkap motif maupun kronologi lengkap kejadian.

“Masih dalam penyelidikan. Saksi-saksi yang sudah diperiksa sebanyak enam orang. Untuk motif dan sebagainya nanti akan kami sampaikan setelah tahapan penyelidikan selesai,” tutupnya.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.