Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Kebakaran Rumah di Bekasi Timur Diduga Akibat Korsleting

×

Kebakaran Rumah di Bekasi Timur Diduga Akibat Korsleting

Sebarkan artikel ini

Peristiwa kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Dewi Sartika RT 03 RW 07 No. 18, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, pada Kamis 23 April 2026.

Komandan Pleton Damkar Kota Bekasi, Yudiman, menyampaikan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik di dalam rumah,” ujar Yudiman.

Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 13.37 WIB. Tak lama berselang, tiga unit dari Sektor Bekasi Selatan langsung dikerahkan dan tiba di lokasi pada pukul 13.50 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.20 WIB.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Seluruh penghuni dilaporkan selamat dan tidak ada warga yang harus mengungsi.

“Saat ini situasi sudah aman dan terkendali, atau sudah hijau,” tambah Yudiman.

Petugas pemadam kebakaran memastikan tidak ada titik api tersisa sebelum meninggalkan lokasi. Sementara itu, kerugian materiil masih dalam proses pendataan.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.