Tim futsal putri Kota Bekasi takluk 0-9 dari Kota Bandung dalam pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026 di GOR Bang Yan, Kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (31/10/2026). Meski menelan kekalahan telak, pelatih tim futsal putri Kota Bekasi, Agus Suarso, meminta para pemain segera bangkit untuk menghadapi pertandingan berikutnya melawan Kota Cimahi.
Agus mengapresiasi perjuangan para pemain yang dinilainya telah menunjukkan semangat bertanding, meski hasil akhir belum berpihak kepada timnya.
“Saya berterima kasih atas kerja keras anak-anak. Mereka sudah menunjukkan semangat dan antusiasme. Hasil ini memang belum berpihak kepada kita, tetapi bukan berarti menjadi tolok ukur,” ujar Agus usai pertandingan kepada wartawan termasuk bekasiguide.com, Sabtu 31 Juli 2026.
Dalam pertandingan tersebut, Kota Bandung tampil dominan sejak babak pertama. Tim futsal putri Kota Bekasi yang mengenakan seragam hijau kebobolan empat gol pada paruh pertama.
Memasuki babak kedua, tekanan Kota Bandung semakin sulit dibendung. Tuan rumah kembali kebobolan lima gol hingga pertandingan berakhir dengan skor 9-0 untuk keunggulan Kota Bandung.
Agus mengakui, timnya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, terutama dalam aspek mental bertanding, komunikasi antarpemain, serta pemahaman taktik.
Menurut dia, para pemain yang disiapkan untuk Porprov kali ini mayoritas berusia di bawah 17 tahun. Mereka juga masih membutuhkan pengalaman menghadapi lawan dengan kualitas dan pengalaman bertanding lebih tinggi.
“Anak-anak ini masih berusia sekitar 16 tahun. Mental bermain dan komunikasi mereka belum terbentuk sepenuhnya. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus kami perbaiki,” katanya.
Agus menjelaskan, persiapan tim telah berlangsung selama tiga bulan. Dalam periode tersebut, tim pelatih kembali memperkuat kemampuan dasar pemain, terutama teknik passing dan control, sebelum mengembangkan pola permainan.
Ia juga menilai kompetisi futsal kelompok usia muda perlu lebih banyak digelar di Kota Bekasi. Turnamen dinilai penting untuk menambah jam terbang sekaligus membangun mental bertanding para pemain putri.
“Kalau ada lebih banyak turnamen untuk kelompok usia U-16 dan U-17, mental bertanding anak-anak bisa lebih baik karena mereka punya pengalaman menghadapi berbagai lawan,” ungkapnya.
Fokus Hadapi Kota Cimahi
Setelah kekalahan dari Kota Bandung, Agus meminta para pemain melupakan hasil pertandingan dan memulihkan kondisi fisik sebelum menjalani laga berikutnya pada Senin (2/11/2026) melawan Kota Cimahi.
Ia berencana mengevaluasi permainan bersama tim pada Minggu malam sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan tersebut.
“Yang pertama, saya ingin anak-anak melupakan pertandingan ini. Mereka harus istirahat dan melakukan pemulihan. Nanti pada Minggu malam kami susun kembali apa yang akan dilakukan untuk pertandingan Senin,” jelasnya.
Agus menyebut pertandingan melawan Kota Cimahi menjadi kesempatan penting bagi timnya untuk memperbaiki hasil. Karena itu, ia meminta para pemain menjaga kondisi fisik dan tampil tanpa terbebani kekalahan sebelumnya.
“Jaga kondisi, mudah-mudahan kita diberikan hasil terbaik pada hari Senin. Bermain saja dengan semangat dan nothing to lose,” pungkasnya.








