Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Wawali Harris Tekankan MPLS Edukatif dan Ramah Anak

×

Wawali Harris Tekankan MPLS Edukatif dan Ramah Anak

Sebarkan artikel ini
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobiho.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2025 resmi dimulai di Kota Bekasi. Ribuan siswa baru dari tingkat SD hingga SMA mengikuti masa transisi awal tahun ajaran.

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan pentingnya pelaksanaan MPLS yang edukatif dan ramah anak.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ia meminta seluruh sekolah menghindari praktik perpeloncoan dan kekerasan dalam bentuk apa pun.

“MPLS harus menjadi pengalaman menyenangkan, bukan ajang merendahkan. Tanamkan nilai-nilai toleransi, gotong royong, dan cinta lingkungan,” ujar Harris saat mengunjungi SMPN 1 Kota Bekasi, Senin, 14 Juli 2025.

Ia juga mengimbau para guru dan panitia menjadi teladan, serta orang tua turut memantau anak-anaknya selama MPLS berlangsung agar tercipta suasana aman dan kondusif di sekolah. (Adv)

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.