Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Lagi Asyik Nongkrong di Warkop, Pria di Bekasi Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Mobil

×

Lagi Asyik Nongkrong di Warkop, Pria di Bekasi Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Mobil

Sebarkan artikel ini

Kasus dugaan pencurian modus pecah kaca mobil dialami oleh pemuda bernama Zaki (26) pada Minggu 8 Juni 2025 malam. Pencurian itu terjadi ketika mobilnya diparkir di Warung Kopi (Warkop), Jalan Agus Salim, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.

Pelaku diduga memecah kaca mobil saat korban tengah asyik nongkrong di Warkop. Barang yang hilang diantaranya MacBook senilai Rp15 juta.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Saya lagi nongkrong di warkop teman Saya itu. Terus saya markir di depan warkop, rada jauh dikit dan ke tutup mobil lainnya,” kata Zaki dikutip Bekasiguide.com, Senin 9 Januari 2025.

Zaki sempat merasa curiga ketika alarm mobilnya tiba-tiba berbunyi. Seketika, ia langsung menghampiri mobilnya dan mengecek lebih lanjut.

“Pas saya lagi nongkrong tiba-tiba alarm mobil nyala, saya lihat kaca ke kiri, pertama ke penumpang kiri, kok ada kayak pecahan kaca gitu. Terus lihat ke belakang, kok banyak gitu (pecahan kacanya),” jelasnya.

Atas kejadian ini, Zaki melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polres Metro Bekasi Kota dengan nomor STTLP/B/1259/IV/2025/SPKT/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.

Dia juga berharap, pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku agar laptopnya yang berisikan data pekerjaan dapat kembali lagi.

“Semoga ditindaklanjuti, dikelarin, diberantas lah. Karena hal-hal kayak gini tuh udah jadi ngeresahin warga,” harapnya.

 

 

Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.