Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Wali Kota Komitmen Kota Bekasi Jadi Sport City

×

Wali Kota Komitmen Kota Bekasi Jadi Sport City

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dalam kegiatan fun run 5K di acara CFD pada Minggu, 04 Mei 2025.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, terus menunjukkan komitmennya untuk menjadikan Kota Bekasi sebagai sport city. Salah satu upaya nyata ditunjukkan lewat kegiatan Kota Bekasi Fun Run 5K yang digelar saat Car Free Day pada Minggu (4/5) yang diikuti oleh berbagai kalangan.

“Tren olahraga sedang naik dan ini menjadi momen yang ditunggu warga. Saya bersama Wakil Wali Kota ingin menjadikan Bekasi sebagai sport city yang sesungguhnya di mana olahraga menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat,” ujar Tri Adhianto dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Minggu, 04 Mei 2025.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Terlihat, tak hanya Tri Adhianto saja yang meramaikan kegiatan tersebut, melainkan Wakil Wali Kota Harris Bobihoe pun hadir langsung dan ikut berlari bersama masyarakat serta unsur Forkopimda.

Wakil Wali Kota Harris Bobihoe menambahkan bahwa kegiatan seperti ini membawa dampak positif tidak hanya untuk kesehatan, tetapi juga untuk peningkatan geliat ekonomi.

“Ini energi positif bagi Kota Bekasi. Pemerintah akan terus hadir dan mendukung penuh agar olahraga menjadi bagian dari keseharian masyarakat, tentunya ada ekonomi yang semakin hidup,” tuturnya.

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi bekerja sama dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi.

Melalui kolaborasi ini, Pemkot berkomitmen menghadirkan lebih banyak event olahraga yang bersifat inklusif, partisipatif, dan berkelanjutan, baik dalam bentuk perlombaan, pelatihan, hingga pengembangan komunitas.

Dengan rutin menggelar event olahraga seperti Fun Run 5K, Pemerintah Kota Bekasi berharap akan tumbuh lebih banyak komunitas olahraga, meningkatnya kesadaran hidup sehat, serta terciptanya ruang-ruang interaksi sosial yang kuat di tengah masyarakat.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.