Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Buntut Pembongkaran Bangli, Kades Srijaya Kritik Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi

×

Buntut Pembongkaran Bangli, Kades Srijaya Kritik Gaya Kepemimpinan Dedi Mulyadi

Sebarkan artikel ini

Kepala Desa Srijaya, Canih Hermansyah mengkritik gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi buntut adanya pembongkaran ratusam bangunan liar di bantaran Kali Sepak, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, ia menilai bahwa Dedi terlalu terburu-buru dalam mengambil keputusan dan tidak melakukan sosialisasi melibatkan unsur pemerintahan dari Desa setempat.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Ya terkait kegiatan hari ini, saya tuh merasa kaget karena seharusnya ini dijalankan sesuai dengan SOP, teguran pertama, kedua, ketiga, sosialisasi dulu, jangan seperti ini,” kata Canih.

Menurut Canih, Dedi terlihat seperti pemimpin yang otoriter karena semena-mena dalam mengambil keputusan tanpa menjalankan prosedur terlebih dulu.

“Pak Gubernur itu menjalankan pemerintahnnya seperti otoriter, mentang-mentang dia guberur tidak melihat keadaan, paling tidak dia berbuat dulu sesuai SOP, SOP jalankan, teguran pertama, kedua, dan ketiga, sosialisasi kepada masyarakat, itu dijalankan dulu,” jelasnya.

 

Example 120x600
Metropolitan

“Harapan FPRB ke depan, koordinasi itu bisa lebih baik lagi dan sinerginya juga semakin kuat. Kita tahu bahwa FPRB Kota Bekasi selama ini memang telah banyak melaksanakan kegiatan. Namun, tetap harus dilakukan koordinasi yang intens,” ujar Harris dikutip Bekasiguide.com, Kamis 10 September 2026.

Metropolitan

“Setelah kita evaluasi kondisi di lapangan hari ini, kita melihat langkah mitigasi perlu diperkuat. Karena itu, untuk sementara pembelajaran kita alihkan ke rumah agar anak-anak tetap bisa belajar dalam kondisi yang lebih terlindungi,” kata Tri dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 08 September 2026.