Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ekbis

PHRI Imbau Pemilik Restauran Hormati Warga Yang Berpuasa

×

PHRI Imbau Pemilik Restauran Hormati Warga Yang Berpuasa

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi tempat makan di bulan ramadhan. (Image : Istimewa)

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Bekasi, Abdul Rosyad Irawan, mengimbau agar para pemilik usaha restauran agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan selama bulan ramadhan, khususnya bagi warga yang menjalankan ibadah puasa.

“Kami mengimbau agar para pemilik usaha restauran bisa menghormati warga yang berpuasa selama bulan ramadhan,” imbau pria yang akrab disapa Bang Ian tersebut, Senin 4 Maret 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Dirinya juga meminta agar mereka bisa membuka unit usahanya pada saat atau mendekati waktu berbuka puasa.

“Patuhi aturan yang sudah ditetapkan, minimal mereka bisa membuka usahanya saat mendekati atau setelah waktu berbuka puasa,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga memprediksi kunjungan warga ke restauran pada minggu pertama dan kedua, diprediksi masih sepi.

“Biasanya minggu pertama dan kedua masih sepi pengunjung dan pada minggu ketiga dan keempat, baru ramai,” katanya.

Meskipun salah satu sektor yang juga menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD), dirinya tetap menekankan agar mematuhi aturan yang ada selama puasa ramadhan.

Example 120x600
Ekbis

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 03 Maret 2026.

Ekbis

“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital. Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” ujar Meutya.

Ekbis

“Kami optimistis pertumbuhan investasi akan berdampak positif pada industri properti. Tren permintaan menunjukkan sinyal yang kuat dan berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Februari 2026.