Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Viral Tawuran, Polisi Amankan 10 Pelajar

×

Viral Tawuran, Polisi Amankan 10 Pelajar

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar aksi Pelajar tawuran di Cikunir viral. (Image : Istimewa)

Polres Metro Bekasi Kota mengamankan 10 orang remaja yang aksi tawuran di Jalan Raya Cikunir Jatiasih Kota Bekasi pada Rabu 31 Januari 2024.

Sebelumnya, video yang menayangkan aksi tawuran pelajar itu sempat viral di sosial media. Dalam video itu, puluhan pelajar membawa senjata tajam celurit dan melakukan aksi saling serang satu sama lain.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sudah 10 orang diduga pelaku tawuran yg diamankan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus pada Kamis 01 Februari 2024.

Diketahui, aksi tawuran itu dilakukan oleh puluhan pelajar SMK yang saling janjian lewat medsos untuk melakukan aksi tawuran dengan kelompok lawannya.

“Tawuran antar pelajar SMK,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Sebenarnya kita berangkat dari ekonomi nasional yang sedang tidak baik-baik saja. Pertama, harga BBM melambung tinggi, kemudian bahan pokok otomatis ikut melambung tinggi, sehingga barang-barang lainnya juga ikut naik. Artinya ekonomi nasional sedang tidak baik-baik saja,” kata Sepriandi dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026. 

Peristiwa

“Dari hasil pengembangan beberapa kejadian, pertama kami mengamankan tersangka berinisial IR di sebuah apartemen di wilayah Bekasi. Dari tangan tersangka, kami menyita narkotika jenis sabu seberat 5,25 gram. Kemudian dari hasil pengembangan terhadap tersangka IR, kami kembali mengamankan tersangka berinisial VST di wilayah Bogor Selatan. Dari tersangka VST, kami menyita barang bukti sabu dengan berat sekitar 2,65 kilogram,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Selasa 23 Juni 2026.

Peristiwa

“Tentunya kami sangat prihatin dan turut berdukacita kepada keluarga korban. Ada dua orang yang meninggal dunia. Namun alhamdulillah, sore ini kami sudah mengamankan empat orang yang diduga sebagai pelaku. Untuk motifnya masih kami pelajari,” kata Kusumo kepada wartawan, Sabtu 20 Juni 2026. 

Peristiwa

“MKJ diketahui oleh ibunya sedang membuka lemari dan diduga mengambil BPKB sepeda motor yang ada di dalamnya. Setelah itu, tanpa alasan yang jelas, pelaku menyampaikan kepada orang tuanya bahwa ia akan pergi sambil membawa dua anaknya menggunakan sepeda motor tersebut,” ungkapnya.