Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Sepeda Sampah untuk Jangkau Gang Sempit 

×

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Sepeda Sampah untuk Jangkau Gang Sempit 

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kota Bekasi mendapat bantuan sepeda sampah untuk mendukung pengangkutan sampah di gang-gang sempit dan kawasan permukiman padat penduduk.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari kerja sama dengan Wangneng melalui perusahaan yang bekerja sama di Indonesia. Menurut Tri, sepeda sampah tersebut nantinya digunakan untuk menjangkau wilayah yang sulit dilalui kendaraan pengangkut sampah berukuran besar.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Jadi ini kan bagian dari kita kerja sama dengan Wangneng. Wangneng punya perusahaan yang bekerja sama di Indonesia. Nah, perusahaan di Indonesia inilah yang kemudian menginisiasi, memberikan sumbangan agar sampah-sampah yang ada di gang-gang kecil, di perumahan padat itu bisa kemudian diangkut juga,” kata Tri dikutip Bekasiguide.com, Senin 10 Agustus 2026.

Tri menyebut, penggunaan kendaraan berukuran kecil untuk menjangkau kawasan padat bukan merupakan konsep yang sepenuhnya baru bagi Pemkot Bekasi. Ia mencontohkan, kendaraan roda tiga juga digunakan untuk mendukung operasional pemadam kebakaran agar petugas dapat masuk ke wilayah permukiman atau kampung yang memiliki akses jalan sempit.

“Ini sama dengan yang kita inisiasikan, pemadam kebakaran juga pakai roda tiga misalnya. Supaya kalau misalnya ada kebakaran di wilayah kampung, mereka bisa masuk sampai ke dalam,” ujarnya.

Tri mengatakan, Pemkot Bekasi masih akan melihat dan mengevaluasi model penggunaan sepeda sampah tersebut di lapangan.

“Jadi kita lihat saja nanti modelnya,” katanya.

Dengan adanya sepeda sampah tersebut, Pemkot Bekasi berharap pengangkutan sampah dapat menjangkau wilayah yang selama ini sulit diakses kendaraan pengangkut sampah konvensional.

Example 120x600
Peristiwa

“Begitu menerima laporan, seluruh unsur terkait langsung bergerak melakukan pengamanan lokasi dan penanganan. Berkat koordinasi yang baik, jalur yang sempat terhalang berhasil kembali dilalui kereta api pada pukul 12.18 WIB, atau sekitar 63 menit sejak kejadian dilaporkan. Kami terus berupaya meminimalkan dampak terhadap perjalanan kereta api dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan,” ujar Franoto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 6 Agustus 2026.