Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Kapolsek Bantargebang Kunjungi Korban Pengeroyokan

×

Kapolsek Bantargebang Kunjungi Korban Pengeroyokan

Sebarkan artikel ini

Dalam rangka Social Humanity, Kapolsek Bantargebang mengunjungi korban pengeroyokan bernama M.F.A yang beralamat di Jalan Raya Jatiasih RT007, RW005, Kecamatan Jatiasih Kota Bekasi, Selasa (10/10/2023).

Kepada awak media, Kapolsek Bantargebang, AKP Ririn Sri Damayanti SH mengatakan, kegiatan ini dalam rangka Social Humanity dari POLRI kepada korban kasus pidana.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Kami ingin menunjukan rasa empati dengan memberikan dukungan kepada korban terutama dalam pemulihan psikologi dan kesehatan korban,” kata AKP Ririn Sri Damayanti.

Dalam kegiatan tersebut Kapolsek Bantargebang berkesempatan memberikan tali asih kepada korban.

“Kami akan selalu mengikuti perkembangan dari korban,” tandasnya.

Turut mendampingi Kapolsek dalam kunjungan tersebut Waka Polsek Bantar Gebang, AKP Saripudin, Kanit Reskrim, AKP Karna, Penyidik Tim 1, Reskrim Aipda Anton, Kasium Prayitno, Kasi Humas, Bripka Nuryanto, beserta penasehat hukum Korban, Anton R. Widodo, SH.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.