Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, memastikan persiapan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di Kota Bekasi hampir rampung. Saat ini, pekerjaan yang masih berlangsung adalah pengurukan lahan yang ditargetkan selesai dalam satu hingga dua hari ke depan.
“Jadi, kesiapan kota sebetulnya tinggal pengurukan lahan. Prosesnya sedang berjalan dan kalau tidak salah ditargetkan selesai tanggal 6 atau 7,” kata Tri dikutip Bekasiguide.com, Senin 6 Juli 2026.
Tri menjelaskan, groundbreaking PSEL semula dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli. Namun, jadwal tersebut berpotensi bergeser sekitar dua pekan untuk menyesuaikan agenda nasional, mengingat pada tanggal yang sama juga akan digelar groundbreaking proyek serupa di Bali.
“Iya, berdasarkan informasi terakhir, kemungkinan pelaksanaannya sekitar dua minggu setelah acara di Bali. Jadi nanti benar-benar bisa dihadiri,” ujarnya.
Dengan hampir rampungnya pekerjaan pengurukan lahan, Pemerintah Kota Bekasi optimistis seluruh persiapan fisik dapat diselesaikan sesuai target sehingga proyek PSEL dapat segera memasuki tahap pembangunan.
PSEL merupakan salah satu proyek strategis yang diharapkan mampu menjadi solusi pengelolaan sampah di Kota Bekasi dengan mengolah sampah menjadi energi listrik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir (TPA).
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media terkait perkembangan persiapan groundbreaking proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL)








