Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menjenguk keluarga pengemudi ojek online (ojol) yang tewas dalam kecelakaan maut akibat truk kontainer diduga rem blong di Simpang Unisma, Jalan Cut Meutia, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin 29 Juni 2026.
Dalam kunjungannya, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan Pemerintah Kota Bekasi akan membantu proses penanganan pascakecelakaan, termasuk memastikan hak-hak korban dapat diterima.
Menurut Harris, meski korban diketahui ber-KTP Jakarta Timur dan berdomisili di Cikarang, pemerintah tidak membedakan pelayanan berdasarkan domisili. Seluruh proses administrasi dan bantuan akan difasilitasi semaksimal mungkin.
“Pemerintah Kota Bekasi bersama Jasa Raharja dan BPJS Ketenagakerjaan akan meng-cover seluruh kebutuhan yang menjadi hak korban. Kami juga akan memfasilitasi proses yang diperlukan bagi keluarga almarhum,” ujar Harris dikutip Bekasiguide.com, Senin 29 Juni 2026.
Harris mengatakan, berdasarkan data sementara, kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban dirawat di sejumlah rumah sakit di Kota Bekasi, yakni RSUD Bekasi Timur, RS Bakti Kartini, dan RS Mitra Keluarga.
Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Kota Bekasi, Eko Prasetyo, menyampaikan bahwa ahli waris korban meninggal dunia akan menerima santunan sebesar Rp50 juta. Sedangkan korban luka-luka dijamin biaya perawatannya hingga maksimal Rp20 juta.
“Kami akan jemput bola kepada keluarga korban meninggal dunia agar santunan bisa segera diselesaikan,” kata Eko.
Selain memberikan perhatian kepada keluarga korban, Pemerintah Kota Bekasi juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Dinas Perhubungan, dan kepolisian untuk memperketat pengawasan uji KIR kendaraan angkutan barang agar kejadian serupa tidak terulang.
Diketahui, kecelakaan maut di Simpang Unisma diduga dipicu truk kontainer yang mengalami rem blong hingga menghantam sejumlah sepeda motor yang tengah melintas pada jam sibuk pagi hari.







