Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Evi Mafriningsianti Minta Penanganan Maksimal bagi Korban Kecelakaan Simpang Unisma

×

Evi Mafriningsianti Minta Penanganan Maksimal bagi Korban Kecelakaan Simpang Unisma

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Hj. Evi Mafriningsianti (tengah), menjenguk korban kecelakaan simpang Unisma di RS

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Hj. Evi Mafriningsianti, menjenguk langsung kondisi Nur Jamilah korban kecelakaan di Simpang Unisma yang masih menjalani perawatan di rumah sakit, Selasa (30/6/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis secara maksimal.

Nur Jamilah merupakan penumpang ojek online ber-KTP Jakarta yang mengalami luka serius akibat benturan keras di bagian kepala dalam kecelakaan yang terjadi pada Senin (29/6/2026). Korban sempat mengalami kejang-kejang dan membutuhkan penanganan medis intensif.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Evi mengatakan, dirinya mendapat informasi dari keluarga bahwa korban sempat mengalami kesulitan memperoleh rumah sakit rujukan. Karena itu, ia langsung menemui tim dokter dan keluarga pasien untuk memastikan penanganan berjalan baik.

“Awalnya saya mendapat informasi dari keluarga korban kalau susah mendapatkan rumah sakit rujukan. Korban mengalami benturan keras di kepala dan sempat kejang-kejang,” ujar Evi dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 30 Jini 2026.

Menurutnya, korban saat ini sedang dipersiapkan untuk dipindahkan ke RS Ananda Kranji agar mendapatkan penanganan dari dokter spesialis bedah saraf.

“Saya juga sudah bertemu dengan tim dokter dan keluarga pasien serta memberikan sedikit bantuan kepada keluarga,” katanya.

Evi menjelaskan, Nur Jamilah merupakan penumpang ojek online dari pengemudi yang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Ia juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Wali Kota Bekasi untuk memastikan penanganan terhadap para korban berjalan optimal.

“Semua korban harus mendapatkan penanganan medis yang maksimal. Meski alamat korban di luar Kota Bekasi, kepedulian kepada sesama tidak memandang asal daerah,” tutup Evi.

Example 120x600
Politik

“Ini merupakan hal teknis dan mendasar yang seharusnya dapat diselesaikan dengan baik melalui ketelitian sistem. Prosedurnya sederhana, lakukan komunikasi dua arah untuk memastikan kebutuhan masyarakat yang berobat, dan periksa kembali secara detail kondisi obat sebelum diserahkan kepada pasien,” ujar Adelia dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Selasa 30 Juni 2026.