Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Mosaic Dukung Energi Terbarukan

×

Mosaic Dukung Energi Terbarukan

Sebarkan artikel ini

Muslims for Shared Action on Climates Impact (Mosaic) menggelar diskusi terkait energi terbarukan. Hal ini bisa menjadi solusi dalam krisis energi.

Satu panitia dan juga Bendahara Mosaic, Ir. H. Hidayat TS, pada Kamis (25/06/2026) mengatakan salah satunya pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang berbasis komunitas membutuhkan pendanaan yang besar.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Perlu ada terobosan dalam mewujudkannya,” katanya dikutip bekasiguide.com, Kamis 25 Juni 2026.

Hidayat menyebutkan pengembangan ini membutuhkan strategi pendanaan dan dukungan luas. Terlebih ada target nol emisi pada 2060.

Acara diskusi digelar di Jakarta dengan tema ‘Potensi Keuangan Islam untuk Pendanaan PLTS Berbasis Komunitas’.

Menurut dia, energi baru terbarukan belum dimanfaatkan secara maksimal, dan bahkan hingga saat ini masih mengandalkan batu bara untuk mendapatkan energi listrik.

Padahal, Indonesia memiliki banyak sumber energi baru terbarukan, meskipun investasi awal pada energi ini membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Ada hambatan dalam akselerasi energi terbarukan dan seringkali terletak pada aspek ketergantungan pada batu bara. Sehingga membutuhkan kebijakan kuat dan perubahan bertahap.

Tingginya biaya investasi berupa infrastruktur energi hijau, sehingga dibutuhkan strategi pendanaan dan dukungan luas.

“Mosaic mencoba membedah bagaimana kebijakan, teknologi, dan instrumen keuangan syariah dapat berkolaborasi untuk mempermudah akses komunitas dalam mengadopsi teknologi panel surya,” katanya.

Program Direktur Mosaic Aldy Permana mengatakan, investasi yang dibutuhkan untuk membuat PLTS berkapasitas 1 megawatt dibutuhkan biaya sekitar Rp22 miliar.

“Selain juga biaya pemeliharaan sekitar Rp330 juta per tahun,” katanya.

Example 120x600
Berita

“Sepanjang Semester I 2026, sebanyak 78 keluarga telah merasakan manfaat program Light Up The Dream di wilayah kerja PLN UP3 Cikarang. Program ini merupakan hasil kepedulian dan gotong royong para pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya agar semakin banyak masyarakat dapat menikmati listrik secara mandiri. Kami berharap hadirnya listrik di rumah penerima manfaat tidak hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga membuka peluang untuk belajar, bekerja, maupun meningkatkan perekonomian keluarga,” ujar Wiedhyarno dikutip bekasiguide.com, Rabu 15 Juli 2026.

Berita

“Di Bekasi ini kita ketahui bersama ada berbagai persoalan sosial yang menjadi perhatian. Di sisi ranah-ranah itu sepertinya kita akan mengantisipasi juga penyebaran narkoba yang sekarang ini beredar secara kasat mata. Nah, itu yang menjadi concern kita semua,” ujar Faisal dikutip Bekasiguide.com, Rabu 15 Juli 2026.