Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin menanggapi wacana pemindahan gerbong khusus wanita ke posisi tengah rangkaian KRL pasca adanya insiden kecelakaan yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Menurutnya, kebijakan tersebut masih perlu dikaji dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang.
“Dari sisi keselamatan, tidak ada perbedaan antara penumpang laki-laki dan perempuan.Pengaturan gerbong perempuan selama ini dilakukan untuk kenyamanan, kemudahan akses, keamanan tambahan,” kata Bobby dikutip Bekasiguide.com, Rabu 29 April 2026.
Bobby menegaskan bahwa dari sisi keselamatan, tidak ada perbedaan perlakuan antara penumpang laki-laki dan perempuan. Seluruh rangkaian kereta dirancang dengan standar keselamatan yang sama.
“Dari sisi keselamatan, tidak ada perbedaan antara penumpang laki-laki dan perempuan,” jelasnya.
Meski demikian, pihak KAI membuka kemungkinan evaluasi terhadap skema tersebut, seiring dengan masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan. Evaluasi juga akan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan.








