Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Arus Lalu Lintas di Simpang BCP Bekasi Mulai Padat H-7 Lebaran

×

Arus Lalu Lintas di Simpang BCP Bekasi Mulai Padat H-7 Lebaran

Sebarkan artikel ini

Arus lalu lintas di Simpang BCP (Bekasi Cyber Park) Kota Bekasi terpantau mulai mengalami peningkatan pada H-7 Lebaran, Sabtu 14 Maret 2026.

Kepadatan kendaraan terutama terlihat dari arah exit Tol Bekasi Barat menuju Summarecon Bekasi dan Pekayon menjelang waktu berbuka puasa.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKP Parwoto, mengatakan peningkatan volume kendaraan mulai terasa dibandingkan hari biasa, terutama kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju wilayah timur.

“Terpantau di Simpang BCP arus lalu lintas cukup ramai. Dari Ahmad Yani, terutama keluar dari exit Tol Bekasi Barat mengarah ke Summarecon tadi menjelang buka puasa cukup rapat, cukup padat, namun masih terkendali,” kata AKP Parwoto di lokasi.

Selain itu, arus kendaraan dari exit Tol Bekasi Barat menuju Rawa Panjang dan Pekayon juga terpantau padat. Sementara arus lalu lintas dari arah Kalimalang masih ramai namun tetap lancar.

Menurutnya, kepadatan kendaraan tersebut tidak hanya berasal dari aktivitas masyarakat yang masih bekerja, tetapi juga mulai terlihat adanya pergerakan pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Sekarang H-7, terjadi peningkatan volume kendaraan terutama dari arah Kalimalang atau dari Jakarta menuju ke arah timur jauh maupun ke arah Pantura,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Satlantas Polres Metro Bekasi Kota telah menyiagakan personel di sejumlah titik jalur yang biasa dilalui pemudik sepeda motor dari Jakarta menuju wilayah timur.

Jalur tersebut di antaranya dari Sumber Arta menuju Galaxy, Simpang BCP, Teluk Bendungan Poncol, Unisma hingga Tol Bekasi Barat dan perbatasan Kabupaten Bekasi.

Selain itu, polisi juga mengantisipasi arus mudik melalui tiga jalur utama menuju Pantura. Jalur pertama dari Harapan Indah atau Cakung melewati Jalan Sultan Agung, Sudirman, hingga Juanda. Jalur kedua melalui Sumber Arta menuju KH Noer Ali dan Jalan Hasibuan. Sementara jalur ketiga dari arah Bogor melalui Jalan Siliwangi dan Ahmad Yani menuju Jalan Juanda.

Jika terjadi kepadatan kendaraan di Simpang BCP, pihak kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem prioritas arus kendaraan.

“Apabila terjadi kepadatan dari arah Kalimalang atau KH Noer Ali, kita lakukan rekayasa main 2-1. Jadi kita prioritaskan arah dari Kalimalang dan menahan arus dari exit Tol Bekasi Barat maupun dari Summarecon,” jelasnya.

Selain pengaturan lalu lintas, kepolisian juga menyiapkan sejumlah pos pemantauan di wilayah Kota Bekasi, khususnya di sepanjang Jalan Ahmad Yani, seperti Pos Mega Bekasi Hypermall dan pos pelayanan di sekitar Stasiun Bekasi.

Polisi juga mengimbau para pemudik, khususnya pengguna sepeda motor, untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan serta tidak membawa muatan berlebihan.

“Kami mengimbau pemudik untuk mengecek kondisi kendaraan sebelum berangkat, tidak membawa barang berlebihan, mematuhi aturan lalu lintas, dan apabila merasa lelah segera beristirahat,” pungkasnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.