Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Kagama Bekasi Gelar Kompetisi Karya Tulis Ilmiah

×

Kagama Bekasi Gelar Kompetisi Karya Tulis Ilmiah

Sebarkan artikel ini

Sebanyak 10 finalis dari 31 karya tulis terbaik bersaing memperebutkan puncak juara. Gelar acara Kompetisi Karya Tulis Ilmiah (KKTI) KAGAMA (Keluarga Alumni Gadjah Mada) Bekasi 2025/2026 di kawasan Bekasi Selatan.

Acara ini merupakan ajang yang ingin menemukan calon pemimpin muda yang bukan hanya pandai, tetapi juga berintegritas.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kompetisi digagas para alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) ini ditujukan bagi siswa SMA sederajat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang, dan Banten.

Sejak sosialisasi yang dimulai pada November 2025, panitia tidak hanya menyebarkan informasi melalui media sosial, tetapi juga mendatangi sekolah-sekolah untuk mengajak para siswa ikut berkompetisi.

Hasilnya, 43 peserta mendaftar, dan setelah seleksi awal, 31 karya terbaik dipresentasikan secara daring di hadapan 15 panelis alumni UGM dari berbagai bidang.

Presentasi berlangsung marathon pada 28 Februari dan 1 Maret 2026.

Keragaman latar belakang panelis dari akademisi, profesional, hingga tokoh publik. Proses penilaian berlangsung ketat.

Diantara panelis adalah Iwan Samariansyah, mantan Ketua Senat Mahasiswa UGM; Titiek SY, dosen IPB; Shahril Hasibuan dari Bawaslu; Marlon Siallagan, profesional di bidang industri pangan.

Marlon Siallagan, Ketua KAGAMA Bekasi, mengatakan dari tahap awal ini terpilih 10 finalis.

“Masing-masing dengan karya yang menyentuh isu lingkungan, pendidikan, korupsi, media sosial, hingga teknologi kecerdasan buatan,” jelasnya dikutip bekasiguide.com, Kamis 12 Maret 2026.

Marlon menyebutkan tema besar kompetisi tahun ini adalah “Mempersiapkan Calon Pemimpin di Masa Depan yang Berilmu dan Berintegritas.”

Tema ini muncul dari kegelisahan kolektif alumni UGM bahwa generasi muda membutuhkan ruang untuk berlatih berpikir kritis, menimbang persoalan, dan merumuskan solusi keterampilan penting yang akan menentukan kualitas kepemimpinan mereka kelak.

Final KKTI dibuka oleh Aji Erlangga Martawireja dari PP KAGAMA dan dihadiri Hasanudin M. Kholil, Direktur Eksekutif PP KAGAMA.

Para finalis berasal dari sekolah-sekolah beragam, antara lain SMA Islam PB Soedirman 2, SMA Negeri 2 Kota Bekasi, SMA Ibnu Hajar Boarding School Depok, SMA Negeri 1 Kota Bekasi, SMA Negeri 7 Tambun Selatan, SMA IT Thariq Bin Ziyad, SMA Negeri 1 Tambun Selatan, SMA Islam Al Azhar 2 Pejaten, SMA Kolese Kanisius Jakarta, dan SMA Islam Citra Nuansa Bogor.

Setiap finalis tampil dengan gagasan khas yang mencerminkan latar sosial dan lingkungan mereka.

Dari 10 finalis ini, akan dipilih 6 pemenang: juara 1, 2, 3 serta harapan 1, 2, dan 3. Acara puncak akan digelar pada 4 April 2026 di Gedung Wibawa Mukti, Komplek Perkantoran Bupati Bekasi.

Acara resmi akan dibuka oleh Bupati Bekasi, menandai dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan pelajar dan kegiatan berbasis masyarakat yang diprakarsai alumni UGM.

Example 120x600
Berita

“Kehadiran kepolisian harus memberikan manfaat yang nyata. Dalam situasi seperti ini, kecepatan merespons harus berjalan seiring dengan ketepatan tindakan. Masker menjadi perlindungan awal yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat,” kata Kholis, dikutip Bekasiguide.com, Minggu 6 September 2026.

Berita

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin menghadirkan manfaat listrik secara langsung bagi masyarakat yang selama ini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Kami berharap penyalaan listrik di kediaman Bapak Enin dapat memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mendukung berbagai aktivitas keluarga sehari-hari. Bagi kami, setiap sambungan listrik yang terwujud bukan hanya menghadirkan terang, tetapi juga membawa kemudahan dan harapan baru bagi keluarga penerima manfaat.” ungkap Firman, Jumat 04 September 2026.

Berita

“Kita harus bisa mewaspadai penyakit yang baru muncul atau emerging disease. Dengan perubahan iklim, mungkin ada beberapa jenis virus yang selama ini tidak berkembang. Begitu ada perubahan iklim, virus tersebut bisa berkembang dan menyebar,” ujar Sriyanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 3 September 2026. 

Berita

“Melalui YBM PLN Bekasi, kami ingin terus menghadirkan kepedulian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan sembako ini merupakan bentuk dukungan kepada para santri agar mereka dapat terus menjalani proses belajar dan menghafalkan Al-Qur’an dengan penuh semangat. Kami berharap program yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi penyemangat bagi para santri dalam menuntut ilmu,” tutur Firman dikutip bekasiguide.com, Rabu 02 September 2026.