Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

“The Power of Mabrur”, IPHI Bekasi Gaungkan Sabar, Ikhlas, Syukur

×

“The Power of Mabrur”, IPHI Bekasi Gaungkan Sabar, Ikhlas, Syukur

Sebarkan artikel ini

Kemabruran haji tidak berhenti saat kembali ke tanah air. Nilai tersebut harus terus dipupuk sepanjang hayat dengan resep sederhana: SIS atau Sabar, Ikhlas dan Syukur.

Pesan itu mengemuka dalam Silaturahmi Haji yang digelar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Bekasi di Sekretariat IPHI Kota Bekasi, Islamic Center Bekasi, Jumat (13/02/2026).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

H. Siswadi, Dewan Pembina Aljazeera, menegaskan kemabruran tercermin dalam doa haji yang kemudian diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mabrur itu tercermin dalam doa haji. Yang kemudian diwujudkan dalam aplikasi keseharian. Kuncinya dalam SIS, Sabar, Ikhlas dan Syukur,” kata Siswadi dikutip bekasiguide.com, Jumat 13 Februari 2026.

Menurutnya, haji mabrur bukan sekadar label yang melekat pada gelar, tetapi harus tampak dalam perhatian dan amaliyah keseharian.

Kegiatan bertajuk The Power of Mabrur itu dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya H. Abdul Khoir, H. Nirwan Fauzy, H. Sugito, dan H. Hidayat Tri. Hadir sebagai pembicara H. Henry S. Hamzah selaku Ketua IPHI Kota Bekasi dan H. Siswadi, dengan diskusi dipandu H. Amin Idris.

H. Henry S. Hamzah menyampaikan silaturahmi tersebut rutin digelar sebagai ruang berbagi gagasan demi kemaslahatan jamaah.

“Banyak hal yang bisa kita ambil, baik saran maupun masukan untuk kemaslahatan jamaah haji,” ujarnya.

Ia menambahkan, salah satu fokus IPHI adalah menjaga kemabruran melalui kegiatan positif, termasuk mendorong kepedulian terhadap calon jamaah haji disabilitas dan lansia yang masih minim pendampingan.

Sementara itu, salah satu peserta, H. Marlon, mengaku antusias dengan forum tersebut.

“Saya sangat senang dengan wadah IPHI ini karena bisa membantu menjaga momentum haji agar tetap terpelihara,” katanya.

Example 120x600
Berita

“Di bulan Ramadan, kami memastikan seluruh petugas dalam kondisi fit, siap kerja, dan menggunakan Alat Pelindung Diri sesuai standar. Keselamatan petugas adalah prioritas utama agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal dan ibadah dapat berjalan lancar tanpa gangguan,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 28 Februari 2026.