Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Takut dan Malu, Ini Motif Pasangan Kekasih Tinggalkan Bayi di Apartemen Bekasi

×

Takut dan Malu, Ini Motif Pasangan Kekasih Tinggalkan Bayi di Apartemen Bekasi

Sebarkan artikel ini
Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Dedi Herdiana (tengah), bersama anggota saat konferensi pers pengungkapan kasus pembuangan bayi di Bekasi Selatan.

Motif rasa malu dan belum siap menikah menjadi alasan pasangan kekasih berinisial NM (24) dan RO (22) meninggalkan bayi yang baru dilahirkan di dalam kamar apartemen di wilayah Pekayon Bekasi Selatan.

Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Dedi Herdiana, mengungkapkan bahwa kedua pelaku telah berpacaran kurang lebih dua tahun dan belum memiliki ikatan pernikahan. Bayi tersebut lahir di dalam kamar apartemen sekitar pukul 02.00 hingga 03.00 WIB tanpa bantuan tenaga medis.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Dari hasil pemeriksaan, motif sementara karena keduanya merasa malu dan belum siap menikah. Setelah bayi lahir, mereka panik dan meninggalkan bayi tersebut,” ujar Dedi dikutip Bekasiguide.com, Rabu 11 Februari 2026.

Menurutnya, kedua pelaku menyewa apartemen tersebut karena sebelumnya pernah tinggal di kawasan itu. Namun mereka mengaku tidak menyangka proses persalinan terjadi saat itu. Dalam kondisi panik dan ketakutan diketahui orang lain, keduanya memilih meninggalkan bayi yang baru dilahirkan.

“Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku diketahui telah berpacaran kurang lebih dua tahun dan belum menikah,” jelasnya.

Setelah kejadian, kedua pelaku melarikan diri ke wilayah berbeda di Jakarta. Polisi yang menerima laporan temuan bayi segera melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan keduanya dalam waktu singkat.

Atas perbuatannya, pasangan tersebut dijerat Pasal 76B jo Pasal 77B Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 429 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.