Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Keberatan Trans Beken, Sopir Angkot Audiensi dengan DPRD Kota Bekasi

×

Keberatan Trans Beken, Sopir Angkot Audiensi dengan DPRD Kota Bekasi

Sebarkan artikel ini
Puluhan sopir angkutan kota (angkot) bersama perwakilan Organda mengikuti audiensi dengan pimpinan DPRD Kota Bekasi di ruang rapat, Selasa 11 Februari 2026.

Puluhan pengemudi angkutan kota yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi mendatangi Gedung DPRD Kota Bekasi, Selasa 10 Februari 2026.

Ketua Organda Kota Bekasi, Indra Hermawan, menjelaskan audiensi tersebut merupakan tindak lanjut dari aksi damai yang sebelumnya digelar para sopir angkot di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi. Dalam pertemuan itu, Organda mendampingi para sopir menyuarakan dampak yang mereka rasakan sejak Trans Beken mulai beroperasi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Menurut Indra, keberadaan bus Trans Beken dengan rute Harapan Indah–Terminal Bekasi dinilai langsung bersinggungan dengan sejumlah trayek angkot, di antaranya K.25, K.30, K.01, K.10, dan K.07. Para pengemudi dari trayek tersebut merasa pendapatannya menurun sejak layanan transportasi baru itu dijalankan.

“Hari ini kami menyampaikan aspirasi teman-teman sopir angkot yang terdampak langsung oleh operasional Trans Beken,” ujar Indra dikutip Bekasiguide.com, Selasa 10 Februari 2026.

Ia menegaskan, para sopir angkot tidak menolak modernisasi transportasi di Kota Bekasi. Namun, mereka menilai kebijakan tersebut belum dibarengi dengan aturan yang adil, khususnya terkait penetapan tarif Trans Beken yang hingga kini masih digratiskan.

“Kalau tarifnya diberlakukan dan persaingannya sehat, kami tidak keberatan. Yang jadi masalah, busnya masih gratis, fasilitasnya bagus, sementara angkot harus bertahan dengan armada yang terbatas. Ini soal kesetaraan,” jelasnya.

Selain itu, Indra juga menyoroti minimnya komunikasi dari Pemkot Bekasi terhadap pelaku transportasi lokal sebelum Trans Beken diluncurkan. Ia menilai dialog dengan para sopir dan organisasi transportasi seharusnya dilakukan sejak awal.

Melalui audiensi ini, Indra berharap DPRD Kota Bekasi dapat menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan dan mendorong adanya evaluasi terhadap operasional Trans Beken.

“Kami percaya DPRD sebagai wakil rakyat bisa menjembatani aspirasi ini. Soal rekomendasi dan langkah selanjutnya, kami serahkan sepenuhnya kepada DPRD,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan sopir angkot dan Organda Kota Bekasi diterima langsung oleh Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi.

Example 120x600
Berita

“Kegiatan berbagi di momen hari raya ini tidak hanya menjadi sarana untuk membantu sesama, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antara pegawai PLN dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta hubungan yang harmonis dan penuh kebersamaan antara PLN dan lingkungan sekitar.” tutur Firman dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Senin 30 Maret 2026.

Berita

“Kami di PLN UP3 Bekasi sangat bangga bisa menjadi bagian dari program LUTD khususnya pada momen Hari Raya ini, setiap senyuman dan ucapan terima kasih dari keluarga penerima manfaat adalah motivasi terbesar bagi kami untuk terus melayani dengan sepenuh hati. Semoga listrik yang sudah terpasang ini dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan mereka,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Jumat 27 Maret 2026.