Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Sambut Imlek, Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi Bersihkan Patung Dewa

×

Sambut Imlek, Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi Bersihkan Patung Dewa

Sebarkan artikel ini

Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, pengurus Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi melaksanakan kegiatan pembersihan patung-patung dewa sebagai bagian dari persiapan menyambut pergantian tahun baru.

Pembersihan patung dewa dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan khidmat. Air kembang digunakan dalam proses pembersihan untuk menjaga kesakralan serta menghadirkan suasana yang bersih dan harum di area klenteng.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ketua Yayasan Pancaran Tridharma, Ronny Hermawan, mengatakan bahwa pembersihan patung dewa merupakan tradisi rutin yang sarat makna spiritual bagi umat Tionghoa menjelang Imlek.

“Menjelang Hari Raya Imlek kita membersihkan tempat ibadah, klenteng, altar-altarnya, patung-patung dewa dibersihkan supaya bersih, enak, wangi pakai air kembang,” ujar Ronny dikutip Bekasiguide.com, Senin 9 Februari 2026.

Ia menjelaskan, tradisi ini menjadi simbol penyucian diri dan lingkungan sebelum memasuki tahun yang baru. Melalui pembersihan patung dewa, umat diharapkan dapat memulai tahun baru dengan semangat yang lebih baik.

“Maknanya, menyambut Tahun Baru Imlek kita semua jadi bagus, segar, rapi,” tambahnya.

Kegiatan pembersihan patung dewa ini melibatkan pengurus klenteng dan umat secara gotong royong. Selain menjaga kebersihan dan kesucian tempat ibadah, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antarumat.

Dengan selesainya pembersihan patung dewa, Klenteng Hok Lay Kiong Bekasi siap menyambut perayaan Imlek dengan suasana yang lebih khidmat, nyaman, dan penuh makna spiritual.

Example 120x600
Berita

“Alhamdulillah, cuaca penuh keberkahan mengiringi langkah para pengurus, ustaz, guru, serta seluruh jamaah yang hadir malam ini. Terima kasih kepada jajaran pengurus DKM, Ketua RT, Ketua Karang Taruna Unit RW 016, dan seluruh warga RT 002 yang selalu kompak dan peduli,” ujar H. Saprudin dikutip bekasiguide.com, Rabu 11 Februari 2026.

Berita

“Ramadhan adalah momentum untuk menguatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Di bulan ini kita saling menguatkan, menyatukan hati, dan hadir bersama dengan ketulusan untuk menguatkan sesama. Melalui tema #HadirBersama Menguatkan Harapan, kami ingin memastikan bahwa Qudwah Indonesia tidak hanya hadir membawa bantuan, tetapi juga harapan dan semangat kebersamaan bagi mereka yang membutuhkan,” ujar Pak Lukman dalam keterangan resminya dikutip pada Selasa, 10 Februari 2026.