Polisi masih menelusuri sosok pria yang terekam kamera CCTV dan diduga berkaitan dengan kasus tewasnya SM (23), wanita yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Rabu 7 Januari 2026.
Korban ditemukan tidak bernyawa di kamar kos yang berlokasi di Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Penemuan jasad SM berawal dari kecurigaan keluarga karena korban tak bisa dihubungi.
Berdasarkan rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengenakan kaos dan celana pendek hitam, serta sandal putih. Pria tersebut tampak membawa sebotol cairan pembersih lantai dan masuk ke kamar korban menggunakan kunci yang dibawanya sendiri.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan pihaknya masih mendalami rekaman CCTV tersebut. Namun, polisi mengalami kendala saat mencoba menghubungi pria yang terekam kamera.
“Masih didalami. Yang bersangkutan belum bisa dihubungi karena nomor handphonenya sudah tidak aktif,” ujar Braiel dikutip Bekasiguide.com, Senin 1 Januari 2026.
Braiel menambahkan, hingga saat ini polisi masih menunggu hasil autopsi jasad korban yang dilakukan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.
“Belum keluar, masih menunggu hasil laboratorium forensik,” katanya.
Sebelumnya, polisi menyebut tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, di dalam kamar kos ditemukan satu botol cairan pembersih lantai serta cairan yang diduga muntahan di sekitar jasad SM.
“Cairan tersebut masih kita dalami karena perlu uji laboratorium,” jelas Braiel.
Diketahui, SM tinggal seorang diri di kamar kos tersebut dan bekerja sebagai terapis di salah satu tempat spa di Kota Bekasi. Saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti, termasuk rekaman CCTV, guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.








