Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

PLN Bekasi dan YBM Salurkan Santunan untuk Penyandang Disabilitas di Kedai Inspirasi

×

PLN Bekasi dan YBM Salurkan Santunan untuk Penyandang Disabilitas di Kedai Inspirasi

Sebarkan artikel ini

Ada haru dan semangat yang menyatu di Kedai In-Spirasi, sebuah kedai sederhana yang penuh makna di sudut Kota Bekasi. Di tempat yang dikelola oleh para penyandang disabilitas ini, PLN UP3 Bekasi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN, PIKK, dan Srikandi PLN hadir menyampaikan pesan: bahwa kepedulian sosial tak hanya soal memberi, tapi juga tentang memahami dan menguatkan sesama.

Dalam kegiatan bertajuk Kunjungan Santunan Bersama, PLN menyalurkan bantuan paket sembako dan santunan kepada para penyandang disabilitas yang tergabung dalam komunitas Rumah Singgah Disabilitas Mandiri (RUMSIDISMA). Bantuan ini tak sekadar meringankan beban, tetapi menjadi bukti nyata bahwa PLN hadir sebagai sahabat perjuangan, bukan hanya penyedia layanan listrik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Kedai In-Spirasi, tempat kegiatan berlangsung, bukanlah kedai biasa. Dikelola oleh Ibu Paini, seorang penyandang disabilitas yang tak kenal lelah memperjuangkan kemandirian kaumnya, kedai ini menjadi simbol inklusi sosial. Di sinilah para disabilitas bukan hanya dilayani, tapi diberi ruang untuk berkarya dan mandiri.

“Kolaborasi antara YBM PLN, PIKK, dan Srikandi PLN ini adalah kekuatan besar. Semangat empati dan gotong royong harus terus kita bawa dalam setiap langkah,” ujar Donna Sinatra, Manager PLN UP3 Bekasi dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Jumat, 20 Juni 2025.

Senada, General Manager PLN UID Jawa Barat, Tonny Bellamy, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah wujud komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan kelompok rentan melalui program sosial berkelanjutan.

Yang membedakan kegiatan ini dengan aksi sosial lainnya adalah kehangatan yang hadir. Tidak ada sekat. Tidak ada jarak. Para perwakilan PLN ikut berbaur, menyapa, mendengar cerita, dan belajar langsung dari perjuangan para anggota Kedai In-Spirasi.

PLN Bekasi menegaskan, mereka bukan hanya hadir saat lampu padam tapi juga saat harapan butuh disulut kembali.

Dengan semangat kolaborasi, empati, dan pemberdayaan, PLN terus berupaya menjadi bagian dari masyarakat yang tumbuh bersama dan saling menguatkan.

Example 120x600
Berita

“Kita ingin bagaimana nanti LASQI masuk ke sekolah-sekolah. Memberikan edukasi tentang seni budaya Islam melalui qasidah dan marawis, agar anak-anak sekolah bisa seni qasidah. Saya yakin anak-anak kita itu punya talenta yang bagus. Ya, mungkin dari SMP, SMA, dan sederajatnya nanti,” kata Gus Shol kepada awak media, Sabtu 25 April 2026.

Berita

“Mulai dari pergantian seprai, handuk, hingga penyediaan amenities sudah kami siapkan. Kami siap menerima kedatangan jemaah pertama besok pukul 07.10 WIB, dengan keberangkatan sekitar pukul 14.10 WIB,” ujar Kania dikutip Bekasiguide.com, Senin 20 April 2026.

Berita

“Kami percaya bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, dapat memberikan dampak besar bagi sesama. Melalui Jumat Berbagi Saling Menguatkan, kami ingin menyapa masyarakat secara langsung dan memberikan dukungan nyata. Semoga aksi ini terus menjadi energi positif bagi kita semua,” ungkap Firman, Jumat 17 April 2026.

Berita

“Kami berupaya menjadikan cahaya listrik tidak hanya menerangi rumah, tetapi juga membawa semangat baru bagi masyarakat untuk hidup lebih baik. Energi listrik adalah salah satu sumber kehidupan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi keluarga penerima manfaat,” ujar Firman lewat keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Jumat 17 April 2026.