Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

442 Jamaah Haji Mendarat Selamat di Asrama Haji Bekasi Usai Dapat Ancaman Bom

×

442 Jamaah Haji Mendarat Selamat di Asrama Haji Bekasi Usai Dapat Ancaman Bom

Sebarkan artikel ini

Sebanyak 442 orang jamaah haji asal Kota Depok Jawa Barat mendapatkan ancaman bom saat dalam perjalanan pulang menuju Jakarta.

Setelah melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara kini ratusan jamaah tersebut telah sampai di Asrama Haji Bekasi pada Rabu 18 April 2025 pukul 13.30 WIB.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Alhamdulillah pada hari ini tepat tukul 13.30 lah kira-kira ya seluruh jemaah Haji Kloter 12 yang berjumlah 442 sudah tiba di asrama Haji Bekasi, dan sekarang sedang proses untuk dipulangkan menuju kampung halaman yang di Kota Depok yang diurus oleh petugas daerah menggunakan bis jemputan dari daerah,” kata Kepala PPIH Embakarsi Jakarta – Bekasi, Ajam Mustajam.

Ajam memastikan bahwa kondisi ratusan jamaah itu saat mendarat dalam kondisi sehat dan bugar. Terlihat, ekspresi kebahagiaan dari wajah mereka yang terpancar.

“Seluruh jemaah Haji dalam kondisi sehat dalam kondisi bugar bahkan karena sudah tiba di tanah air mereka sudah terpancar kebahagiaan dan sekarang dijemput oleh yang mewakili pakwali kota yaitu Pak Asda Kesejahteraan Rakyat dari Pemkot Depok,” jelasnya.

Setelah melalui proses penyambutan, ratusan jamaah akan diarahkan untuk menerima konsumsi berupa air zamzam, dan langsung dipulangkan menggunakan bus yang telah disediakam oleh Pemerintah Kota Depok.

“Saya sarankan langsung saja pulang ke rumahnya masing-masing karena mereka itu sudah agak sedikit lelah sudah hampir 24 jam perjalanan. Mereka sudah tidak tahan lagi untuk bertemu dengan keluarga dengan kerabat tetangga yang ada di kampung halamannya,” pungkasnya.

Example 120x600
Berita

“PUSPAGA dan UPTD PPA akan terus mengawal dan mendampingi korban, terutama kebutuhan psikologi selama proses hukum ini berlanjut. Selain itu, kami juga membuka diri seluas-luasnya bagi para santri atau murid lain yang mungkin bukan merupakan korban langsung, namun turut merasakan dampak psikologis, trauma, atau kecemasan akibat kasus ini. Pendampingan psikososial juga kami sediakan agar mereka dapat kembali merasa aman dan tenang” tegas Resa dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Senin 12 Oktober 2026.

Berita

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk membiasakan pembayaran tagihan listrik sejak awal bulan. Dengan pembayaran yang lebih terencana, pelanggan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman tanpa perlu khawatir terhadap kewajiban pembayaran yang belum diselesaikan,” ujar Kurniawan dalam keterangannya dikutip bekasiguide.com, Sabtu 10 Oktober 2026.

Berita

“Melalui Light Up The Dream, kami berupaya membantu masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri agar dapat menikmati layanan kelistrikan yang layak. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat langsung bagi penerima, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun mendukung aktivitas sehari-hari,” ujar Kurniawan dikutip bekasiguide.com, Sabtu 10 Oktober 2026.