Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pria di Babelan Bekasi Dianiaya Teman Sendiri, Leher Digorok dan Perut Ditusuk

×

Pria di Babelan Bekasi Dianiaya Teman Sendiri, Leher Digorok dan Perut Ditusuk

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (image : Istimewa)

Seorang buruh harian lepas berinisial S mengalami luka serius setelah menjadi korban penganiayaan oleh temannya sendiri di kawasan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Pelaku melakukan serangan brutal dengan menyayat leher dan menusuk perut korban menggunakan senjata tajam.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (8/5/2025) malam, dan telah dibenarkan oleh Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardy Marasabessy.

“Pelaku adalah teman korban,” ujar AKBP Ressa saat dikonfirmasi awak media, Jumat, 09 Mei 2025.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku meminta korban untuk mengantarkannya pulang. Namun, sesampainya di lokasi kejadian, pelaku secara tiba-tiba menyerang korban dari belakang.

“Saat sampai di TKP, pelaku dari arah belakang langsung menyayatkan senjata tajam ke leher korban. Kemudian pelaku juga menusuk perut korban di bagian kiri sebanyak dua kali,” jelas Ressa.

Korban yang tidak siap dengan serangan tersebut langsung terjatuh dari sepeda motor. Bukannya menolong, pelaku justru kabur meninggalkan korban dalam kondisi bersimbah darah.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Polisi telah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakukan penyelidikan serta pengejaran.

“Kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap motif dan menangkap pelaku secepatnya,” tutup AKBP Ressa.

Example 120x600
Peristiwa

“Hasil pengecekan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan sementara diduga korban meninggal dunia akibat sakit. Namun demikian, Kepolisian tetap melakukan langkah-langkah sesuai prosedur,” ujar Aiptu Kurnia Asih, Humas Polsek Rawalumbu dikutip Bekasiguide.com, Rabu 4 Febuari 2026.

Peristiwa

“Awalnya korban diminta oleh sepupu pelapor untuk membeli gas LPG di warung yang tidak jauh dari rumah. Korban membeli empat tabung gas, mengantarkan dua tabung ke rumah, lalu kembali ke warung untuk mengambil dua tabung sisanya. Namun setelah itu korban tidak kembali ke rumah,” ujar Ferida dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 31 Desember 2026.