Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Bawa Kabur Truk Majikan, Sopir Asal Bekasi Ditangkap Polisi

×

Bawa Kabur Truk Majikan, Sopir Asal Bekasi Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini

Seorang pria berinisial FI yang berprofesi sebagai Sopir ditangkap polisi usai membawa kabur mobil truk milik majikannnya di Desa Sindangjaya Kecamatan Serangbaru, Kabupaten Bekasi pada Jumat (7/3/2025) lalu

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar mengatakan pelaku FI diamankan saat membawa kabur mobil truk milik korban ke wilayah Cirebon.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Pelaku ini kan pernah bekerja di kantor tersebut ya sebagai sopir harian lepas, jadi dia kemudian menduplikasi kunci dan akhirnya dia ketika ada kesempatan kemudian dia membawa kabur truknya tersebut,” kata Onkoseno dikutip Bekasiguide.com, Selasa 11 Maret 2025.

Saat polisi melakukan pengejaran, pelaku FI hendak menjual mobil milik korban. Namun, upaya pelaku akhirnya bisa digagalkan oleh kepolisian

“Rencananya akan dijual, bisa ke Cirebon bisa keluar pulau. Namun karena baru sampai perjalanan di Cerebon kemudian sudah kami tangkap, (3:15) akhirnya upaya dari pelaku untuk menjual atau menghilangkan truk ini tidak berhasil,” jelasnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, FI baru satu kali melakukan aksi pencurian. Akibat perbuatannya tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Dari pemeriksaan yang kami lakukan ini baru satu kali ya, bukan residivis,” tutupnya.

 

Example 120x600
Peristiwa

“Dari keterangan warga, ada anak-anak yang bermain petasan lalu melemparnya ke dalam rumah kosong yang di dalamnya terdapat sarung tangan latex. Api kemudian merambat hingga menimbulkan kebakaran,” ujar Haryanto dikutip Bekasiguide.com, Kamis 12 Maret 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pembukaan akses dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator untuk menyingkirkan timbunan sampah. Selain itu, kami juga mengerahkan unit K9 dan drone thermal untuk membantu mendeteksi kemungkinan adanya korban yang masih tertimbun,” ujar Desiana dikutip Bekasiguide.com, Selasa 10 Maret 2026.