Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita

Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru, PLN Cikarang Siapkan Langkah Antisipatif Pengamanan Jaringan Listrik

×

Hadapi Cuaca Ekstrem Jelang Nataru, PLN Cikarang Siapkan Langkah Antisipatif Pengamanan Jaringan Listrik

Sebarkan artikel ini
Jajaran manajemen PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang. (Photo: Istimewa)

CIKARANG- Menghadapi musim hujan yang diprediksi disertai cuaca ekstrem jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang bersinergi dengan berbagai pihak untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif guna memastikan kelistrikan tetap aman selama masa siaga Nataru.

Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyano Arief Wicaksono, menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan berbagai langkah untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem yang berpotensi dapat menggangu distribusi jaringan listrik.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Cuaca ekstrem yang disertai potensi banjir dapat menimbulkan risiko besar bagi kelistrikan. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan tindakan preventif untuk memastikan pasokan listrik tetap aman dan gangguan dapat segera ditangani,” ujarnya dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Senin, 23 Desember 2024.

PLN Cikarang telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi untuk deteksi dini bencana. Kolaborasi ini sangat penting untuk menjaga keselamatan masyarakat serta pengamanan jaringan listrik yang rentan terganggu oleh bencana alam.

“Kami bekerja sama dengan BPBD untuk melakukan pemantauan kondisi cuaca dan antisipasi bencana sejak dini, dengan koordinasi yang baik, kami dapat mengurangi dampak bencana terhadap kelistrikan dan keselamatan masyarakat,” lanjut Wiedhy.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, Agus Suparno, menyambut positif kolaborasi dengan PLN Cikarang. Menurutnya, kerjasama ini sangat penting untuk menanggulangi bencana di Kabupaten Bekasi, khususnya dalam memastikan jaringan kelistrikan tetap aman.

“Sinergi antara PLN dan BPBD sangat penting. kami menyambut dengan baik dan siap mendukung penuh langkah-langkah preventif yang dilakukan oleh PLN,” ujar Agus.

Selain berkolaborasi dengan BPBD, PLN Cikarang juga melakukan inspeksi langsung ke sejumlah lokasi kritis, seperti pompa over flow di kawasan Jababeka, untuk memastikan kondisi sistem drainase berjalan dengan baik selama musim hujan.

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau daerah rawan banjir guna menjaga kestabilan pasokan listrik,” ujar Wiedhy.

PLN UP3 Cikarang berkomitmen untuk terus memantau potensi bencana selama masa siaga Natal dan Tahun Baru dan siap memberikan respons cepat dalam penanggulangan gangguan listrik akibat cuaca ekstrem. Dengan adanya sinergi antara PLN, BPBD, dan pihak terkait lainnya, diharapkan masyarakat dapat merayakan Nataru dengan nyaman tanpa khawatir gangguan kelistrikan.

Untuk meningkatkan kewaspadaan dan keselamatan, PLN Cikarang juga mengimbau masyarakat untuk mengikuti beberapa langkah preventif selama musim hujan:

– Hindari berada di sekitar jaringan listrik, terutama tiang listrik atau gardu saat hujan deras dan ada genangan air;

– Jika terjadi banjir, matikan Meter Circuit Breaker (MCB) dan cabut semua colokan listrik dari stop kontak;

– Pindahkan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan aman;

– Segera laporkan potensi bahaya listrik atau gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau kantor PLN terdekat;

– Pastikan peralatan elektronik dan instalasi listrik dalam keadaan kering sebelum menyalakan kembali aliran listrik setelah banjir surut.

General Manager PLN UID Jawa Barat, Agung Murdifi, menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya listrik yang dapat ditimbulkan oleh cuaca ekstrem dan bencana banjir.

“Kami telah menginstruksikan seluruh Unit Pelaksana untuk bersiaga penuh dalam membantu masyarakat mengamankan jaringan kelistrikan. Kami berharap masyarakat dapat bekerjasama dengan PLN untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan ini,” ujar Agung.

Dengan komunikasi yang baik dan langkah-langkah antisipatif yang tepat, PLN berharap dapat meminimalkan risiko kelistrikan dan menjaga keselamatan masyarakat selama cuaca ekstrem menjelang Nataru.

Example 120x600
Berita

“Bagi kami, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Melalui Light Up The Dream, kami ingin terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan membantu mereka mendapatkan akses listrik secara mandiri,” ujar Kurniawan dikutip bekasiguide.com pada Sabtu 26 September 2026.

Berita

“Program Rumah Sehat menjadi wujud perhatian dan penghargaan kami kepada keluarga pensiunan PLN yang telah menjadi bagian dari perjalanan dan pengabdian perusahaan. Melalui dukungan renovasi ini, kami berharap Ibu Nia Rokania dan keluarga dapat memiliki tempat tinggal yang semakin layak, aman, dan nyaman. Semoga manfaat yang diberikan dapat benar-benar dirasakan serta mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan PLN,” ujar Firman dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Jumat 25 September 2026.

Berita

“Kami mengapresiasi seluruh teknisi PDKB dan tim yang terlibat, termasuk dukungan dari PLN UID Jawa Tengah dan PLN UID Yogyakarta. Penghargaan MURI ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Yang paling penting, pencapaian ini harus memberikan manfaat nyata bagi pelanggan dan masyarakat,” ujar Joharifin dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 24 September 2025.

Berita

“PLN terus menghadirkan inovasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Melalui fitur Swacam di PLN Mobile, pelanggan dapat berpartisipasi secara aktif dalam proses pencatatan stand meter sehingga tagihan listrik yang diterima benar-benar sesuai dengan pemakaian listrik di rumah maupun tempat usahanya. Kami mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan periode Swacam setiap tanggal 23 sampai dengan 27 setiap bulan agar proses pencatatan berjalan optimal,” ujar Firman dikutip bekasiguide.com, Rabu 23 September 2026.