Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Pemkot Bekasi Targetkan Terobosan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

×

Pemkot Bekasi Targetkan Terobosan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Bekasi menggelar agenda penilaian Visitasi Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2024

Pemerintah Kota Bekasi menggelar agenda penilaian Visitasi Evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2024 yang berlangsung di Command Center Pemerintah Kota Bekasi. Kegiatan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, R. Gani Muhamad serta Deputi Bidang, Kepala Perangkat Daerah, Sekda Kota Bekasi, Perwakilan Tim Kordinasi SPBE Nasional dan Asesor Eksternal KEMENPANRB RI.

Pj.Wali Kota Bekasi, R. Gani Muhamad menegaskan komitmennya dalam meningkatkan tata kelola digital selama Penilaian Visitasi SPBE 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Tujuan utama bukan sekadar mencapai angka penilaian, melainkan menunjukkan dedikasi pemerintah daerah dalam membangun sistem pelayanan publik elektronik yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan melalui kerja keras dan kolaborasi total.” tegas Gani dikutip bekasiguide.com pada Kamis, 21 November 2024.

Gani menjelaskan, bahwa capaian nilai SPBE menunjukkan peningkatan signifikan dari tahun ke tahun, yakni pada tahun 2022 mencapai 2,78, tahun 2023 meningkat menjadi 3,01 dan pada tahun 2024 diharapkan mencapai 4,13 berdasarkan evaluasi mandiri Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Lebih lanjut ia menambahkan, Kota Bekasi bertekad menjadi contoh terdepan dalam implementasi sistem pemerintahan berbasis elektronik di tingkat nasional.

“Pemerintah Kota Bekasi terus bergerak maju dalam transformasi digital, membuktikan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang modern, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

Example 120x600
Metropolitan

Peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari gerakan keagamaan, tabur bunga untuk mengenang para pahlawan, hingga peresmian sejumlah infrastruktur.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pendahulu sekaligus memotivasi masyarakat dalam membangun kota.
“Ini adalah rangkaian peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi. Kemarin ada gerakan mengenal Al-Qur’an, gerakan cinta Al-Qur’an melalui kegiatan menulis dan membaca Al-Qur’an, kemudian juga tabur bunga untuk mengenang para pahlawan,” ujar Tri.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi saat ini merupakan pewaris kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan.
Selain itu, dalam momentum HUT Kota Bekasi tahun ini, pemerintah juga meresmikan sejumlah fasilitas serta membuka akses jalan yang dinilai menjadi salah satu urat nadi mobilitas warga.
“Hari ini kita juga mempersembahkan satu jalan yang menjadi urat nadi Kota Bekasi, yaitu Jalan Swatantra yang sudah dibuka. Ini merupakan kerja keras yang dipercepat untuk dipersembahkan pada peringatan HUT Kota Bekasi,” katanya.
Tri juga menegaskan bahwa usia ke-29 tahun menjadi momentum evaluasi bagi pemerintah daerah, termasuk dalam satu tahun terakhir masa kepemimpinannya.
Menurutnya, pembangunan Kota Bekasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Tentu sudah banyak capaian yang diraih, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Ini hanya bisa dilakukan jika masyarakat bersatu, bergotong royong, dan peduli terhadap pembangunan kota,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga memberikan penghormatan kepada salah satu tokoh pejuang daerah, yakni M.H. Subuan. Penghormatan dilakukan dengan penempatan helm pahlawan serta penyediaan infografis sejarah di area Alun-Alun Kota Bekasi agar masyarakat dapat mengenal perjuangan tokoh tersebut.
Tri berharap momentum HUT ke-29 Kota Bekasi dapat memperkuat semangat kebersamaan masyarakat dalam melanjutkan pembangunan kota ke depan.
“Pemerintah hanya menggelorakan semangatnya, tetapi pada dasarnya masyarakatlah yang menjadi pelaku utama pembangunan. Karena itu, kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci kemajuan Kota Bekasi,” tutupnya.