Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Warga Terdampak Angin Kencang Dapat Bantuan dari Pemkab Bekasi dan Baznaz

×

Warga Terdampak Angin Kencang Dapat Bantuan dari Pemkab Bekasi dan Baznaz

Sebarkan artikel ini
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berikan bantuan kepada warga terdampak angin kencang di Kabupaten Bekasi.

Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) memberikan bantuan kepada warga terdampak bencana angin kencang disertai hujan di wilayah Cikarang Timur.

Berdasarkan hasil assesment BPBD Kabupaten Bekasi, sebanyak 153 rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap akibat diterjang angin kencang disertai hujan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Bantuan logistik dari BPBD sudah turun untuk warga terdampak. Mereka juga sudah bersurat ke bupati tembusan ke BPBD, Dinas Sosial, Baznas dan Disperkimtan, karena kalau terkait bantuan rumah adanya di Disperkimtan sama Baznas ya tindak lanjutnya,” ucap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Agus di Cikarang Timur, Jumat, 25 Oktober 2024.

Terpisah, Sekretaris Kecamatan Cikarang Timur, Aris Sadikin Asnawi mengungkapkan di wilayahnya, terdapat 21 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Sertajaya dan 131 KK di Desa Hegarmanah telah mendapatkan bantuan logistik berupa air mineral dan mie instan serta bantuan yang tunai sebesar Rp.200.000 per keluarga.

“Kami terus berupaya membantu warga terdampak, juga berkoodinasi dengan instansi terkait untuk perbaikan rumah yang mengalami kerusakan berat,” tutupnya.

Example 120x600
Metropolitan

“Melalui Operasi Patuh Jaya 2026 ini, kami mengedepankan pendekatan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat. Penegakan hukum bukan semata-mata untuk memberikan sanksi, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas. Kami berharap melalui operasi ini, angka pelanggaran dan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bekasi dapat ditekan,” ujar Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 29 Oktober 2026.