Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Pekayon

×

Pria Ditemukan Tewas Membusuk di Kontrakan Pekayon

Sebarkan artikel ini
Polisi mengevakuasi jasad pria yang membusuk di rumah kontrakannya

Seorang pria berinisial UD (40) ditemukan tak bernyawa di rumah kontrakannya, Jalan Sersan Marjuki RT.007/003 Kelurahan Pekayon Jaya Kecamatan kota Bekasi

Saat ditemukan pada Kamis 24 Oktober 2024 pagi, kondisi tubuh korban telah membusuk. Jasad UD ditemukan pertama kali oleh warga sekitar yang mencium bau busuk di sekitar kontrakan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Setelah ditelusuri, dia melihat korban sudah meninggal dunia hingga menyebarkan aroma yang tidak sedap sampai menusuk hidung.

Karena panik, warga beserta RT setempat memutuskan untuk menghubungi kepolisian Polsek Bekasi Selatan untuk membantu mengevakuasi jasad korban.

” awal mula kejadian saksi mencium bau dari kamar korban lalu melaporkan kepada pihak RT Setempat, kemudian dia dan RT Mendobrak pintu kontrakan yang dalam keadaan terkunci dan di temukan korban meningal dunia,” kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Untung Riswaji.

Berdasarkan pemeriksaan, korban diduga meninggal dunia karena sakit. Dikarenakan, beberapa hari sebelum kematiannya, korban sempat mengeluh karena menderita penyakit TBC.

” 4 hari yang lalu, korban pernah cerita ke saksi ya bahwa dia punya riwayat penyakit yang TBC,” jelasnya.

Atas temuan tersebut, ihak kepolisian langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Kota Bekasi guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Example 120x600
Peristiwa

“Kami dapat laporan dari warga bahwasannya terjadi peristiwa pembunuhan suami istri. Untuk korban laki-laki meninggal dunia, sedangkan korban perempuan masih kritis di rumah sakit. Kita doakan yang terbaik untuk keluarga korban,” ujar Andi dikutip Bekasiguide.com, Senin 2 Maret 2026.

Peristiwa

“Intinya kejadian tersebut memang benar adanya. Kami mohon maaf kepada seluruh konsumen karena memang terjadi campuran air pada bahan bakar. Dari pihak SPBU kami sudah bertanggung jawab dan seluruh kendaraan terdampak sudah kami tangani,” ujar Ragil dikutip Bekasiguide.com, Minggu 1 Maret 2026.