Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Pamit ke Sekolah, Siswi SMP di Bekasi Sudah Sepekan Belum Kembali

×

Pamit ke Sekolah, Siswi SMP di Bekasi Sudah Sepekan Belum Kembali

Sebarkan artikel ini
Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Fitri Rahmadani (15) warga Kelurahan Bojong Rawalumbu Kota Bekasi dilaporkan hilang.

Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Fitri Rahmadani (15) warga Kelurahan Bojong Rawalumbu Kota Bekasi dilaporkan hilang selama satu minggu. Diketahui, siswi SMP itu hilang usai pamit berangkat ke sekolah, hingga saat ini belum diketahui dimana keberadaannya.

Maya selaku Kakak kandung korban menyampaikan bahwa adiknya telah menghilang selama satu minggu lebih. Kronologinya, adiknya tak pulang ke rumah sejak pamit untuk berangkat sekolah pada 18 Juli 2024 lalu.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Adik saya ga pulang dari kamis kemarin, Pas paginya masih berangkat sekolah masih ikut belajar nah pas pulang sekolah gak pulang ke rumah,” kata Maya dikutip bekasiguide.com, Jumat, 26 Juli 2024.

Maya menjelaskan, pihak keluarga juga sudah melakukan upaya pencarian semaksimal mungkin. Pihak keluarganya juga telah menanyakan kepada pihak sekolah namun hasilnya nihil.

“Sudah laporan ke polisi, tapi belum ada info, pihak sekolah udah ditanyain, teman terdekat udah cuma gak ada yang tau,” jelasnya.

Maya menduga bahwa adiknya itu pergi bersama lelaki asing. Pasalnya, berdasarkan keterangan dari tetangga sekitar rumah, mereka menyebut adiknya itu pernah beberapa kali pergi bersama seorang pria.

“Kadang ada tetangga dia bilang, dia (anak ilang) pergi sama cowok,” ungkapnya.

Meskipun begitu, ia tetap adiknya itu bisa pulang ke rumah dengan selamat. Pihak keluarga merasa sangat khawatir.

“Ya harapannya cepet ketemu aja gitu anaknya. Soalnya ibu saya kan mau makan ga enak tidur gak enak yg penting anaknya bisa pulang secepatnya,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Karena butuh air yang mendesak untuk operasional kantor, rumah atau perusahaan dan karena tidak ada pilihan lain, calon konsumen ini terpaksa mau membayar biaya yang telah ditetapkan oleh Bagian Pemasaran Tirta Bhagasasi Bekasi,” ujar Semeru selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com, Kamis 30 Juli 2026.

Peristiwa

“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat dan profesional. Saat ini penyidik masih mengumpulkan alat bukti serta mendalami rekaman CCTV dan keterangan para saksi untuk mengidentifikasi pelaku. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Aliyani dikutip Bekaaiguide.com, Rabu 29 Juli 2026.