Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Peristiwa

Keluarga Bantah Motif Pembunuhan Asep di Setu Karena Sakit Hati, Pelaku Ingin Kuasai Harta Korban

×

Keluarga Bantah Motif Pembunuhan Asep di Setu Karena Sakit Hati, Pelaku Ingin Kuasai Harta Korban

Sebarkan artikel ini
Wahyudi selaku Adik Korban memberikan keterangan kepada wartawan.

Pihak keluarga Asep Saepudin (43) pria yang tewas dibunuh oleh istri, anak kandung, dan calon menantunya membantah motif pembunuhan yang dilakukan oleh ketiga pelaku.

Sebelumnya, ketiga pelaku yang berinisial J, SN, dan HP ini mengaku sakit hati kepada korban. SN yang merupakan anak kandung korban sakit hati lantaran korban tidak kunjung memberikan restu anaknya untuk menikah.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Bantahan itu disampaikan langsung oleh adik korban, Wahyudi. Ia menyampaikan, bahwa korban dan pelaku yang berinisial HP ini sudah saling mengenal. Setiap tersangka HP datang ke rumah, korban juga selalu terbuka dan menyambutnya dengan baik.

“Masalah motif tidak direstui juga itu saya mau klarifikasi nih. Itu anaknya hubungan sudah 5 tahun, saya pun tau, bang asep (korban) juga tau. Sudah sering pergi makan bareng mereka, jadi ga mungkin lah kalo tidak direstui bisa pergi bareng begitu,” kata Wahyudi kepada wartawan termasuk bekasiguide.com pada Selasa, 23 Juli 2024.

Menurut Wahyudi, ketiga tersangka yang berinisial J, SN dan HP ini ingin menguasai harta korban. Terungkap, ketiga pelaku ini juga menguras tabungan pribadi korban sampai hanya tersisa Rp53 ribu saja.

“Kalo menurut saya ya karena pengen menguasai harta aja, kan dikuras. Yang ditransfer ke rekening pelaku itu bukan cuma pinjol doang. Tabungan pribadi korban juga habis tinggal 53 ribu,” jelas dia.

Sementara itu, Kuasa Hukum keluarga Korban, Rusdi Ridho menyatakan pihak keluarga ingin kepolisian bisa menerapkan hukuman mati pada tiga pelaku.

“Ya walaupun pelakunya keluarga korban, kalo bisa dikenakan dengan pasal 340 KUHP karena kan sudah direncanakan dari dua minggu sebelum kematian korban ini,” tutupnya.

Example 120x600
Peristiwa

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas mengamankan dua orang pria beserta barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika jenis sabu,” kata Aliyani dikutip Bekasiguide.com, Jumat 23 Oktober 2026. 

Peristiwa

“Kami telah meminta keterangan para pihak dan menelusuri informasi yang diperoleh. Setiap fakta kami periksa secara objektif, termasuk pengakuan yang bersangkutan mengenai bagaimana kucing itu terlepas, sehingga penanganannya didasarkan pada keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Verdika dikutip Bekasiguide.com, Sabtu 17 Oktober 2026.

Peristiwa

“Tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan membagi personel menjadi tiga SRU. SRU pertama menggunakan perahu karet dan SRU kedua menggunakan perahu rafting, masing-masing melakukan penyisiran sejauh 200 meter dari lokasi kejadian. Sementara itu, SRU ketiga melakukan pencarian secara visual melalui jalur darat dengan area penyisiran hingga satu kilometer dari titik lokasi kejadian,” ujar Bobby dikutip Bekasiguide.com, Jumat 16 Oktober 2026.

Peristiwa

“Dalam kejadian tersebut, AZ diduga menodongkan pistol jenis airgun kepada korban sambil berkata, “Serahin handphonenya.”pelaku kemudian melepaskan satu kali tembakan ke arah atas sebelum meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP). Korban sempat mengejar para pelaku sambil berteriak meminta pertolongan,” jelas Kapolres dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.

Peristiwa

“PUSPAGA Kota Bekasi memiliki komitmen yang kuat dalam perlindungan korban dan saksi. Kami sebenarnya sudah menyiapkan skema pencegahan dini, baik terkait kebutuhan psikologis maupun perlindungan hukum,” kata Resa dikutip Bekasiguide.com, Kamis 15 Oktober 2026.