Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Marak Kasus Pelecehan Anak di Kota Bekasi, Menteri PPPA Minta Keluarga Korban Berani ‘Speak Up’

×

Marak Kasus Pelecehan Anak di Kota Bekasi, Menteri PPPA Minta Keluarga Korban Berani ‘Speak Up’

Sebarkan artikel ini
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. (Poto: Salma)

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga meminta keluarga anak yang menjadi korban kekerasan dan pelecehan seksual anak di Kota Bekasi berani speak up.

Ia menyarankan, masyarakat harus berani membongkar kasus pelecehan seksual yang menimpa anak-anak. Dikarenakan, jika tidak dilaporkan kasus tersebut akan terus berulang kali terjadi.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Sepanjang kasus-kasus yang tidak kita laporkan kalo kita tidak berani speak up kasus yang sama itu akan berulang terjadi contoh sekarang kan sudah berani kasus istri sudah berani melaporkan suaminya yang menyetubuhi anaknya,” kata Bintang saat diwawancarai wartawan pada Rabu, 03 Juli 2024.

Bintang menyatakan, pihaknya akan terus gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang kekerasan seksual anak. Menurut dia, masyarakat tidak perlu takut karena sekarang Indonesia telah memiliki peraturan yang kuat untuk memberantas tindakan pelecehan seksual.

“Makanya kami gencarkan sosialisasi harus berani speak up apalagi kita ini sudah punya payung hukum ya spesialis untuk perlindungan anak yaitu UU no 12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual,” tutupnya.

Example 120x600
Metropolitan

“Jangan sampai ada ASN kita terlibat judi online, apalagi sampai mengorbankan keluarga, sebagai ASN kita harus memberi contoh dengan mengajak masyarakat agar tidak terlibat judi online,” ujarnya usai Upacara Korpri di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi dikutip bekasiguide.com pada Rabu, 17 Juli 2024.

Metropolitan

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dalam mencetak generasi penerus yang unggul dalam bidang agama dan keilmuan,” katanya, Rabu, 17 Juli 2024.

Metropolitan

“Hal ini sejalan dengan arahan Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad, yang menegaskan bahwa percepatan pengendalian gratifikasi di lingkup Pemerintahan Kota Bekasi harus di lakukan. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Wali Kota Bekasi Nomor 24 Tahun 2021 Tentang Pengendalian gratifikasi di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi,” katanya kepada wartawan termasuk bekasiguide.com pada Rabu, 17 Juli 2024.

Metropolitan

“Tapi tentu mereka juga butuh rekreasi untuk menambah wawasan, kepribadian, supaya mereka mengenal budaya bangsa kita melalui program mentari ini,” ungkapnya, usai melepas rombongan anak yatim yang akan tamasya ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Selasa, 16 Juli 2024.

Metropolitan

“Artinya daerah lain juga banyak melihat bahwa program Botram sangat efektif dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, bahkan ada daerah lain yang studi banding ke sini, mudah-mudahan Botram bisa menjadi role model untuk daerah lain,” ujar Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan dikutip bekasiguide.com, Selasa, 16 Juli 2024.