Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Kesehatan

Pasien Kanker Tak Perlu Keluar Negeri, RS Mitra Bekasi Timur Miliki Fasilitas Mumpuni

×

Pasien Kanker Tak Perlu Keluar Negeri, RS Mitra Bekasi Timur Miliki Fasilitas Mumpuni

Sebarkan artikel ini
Dessy Jacob selaku Kepala Departemen Onco Radiasi, dr. Aida Sp.Onk.Rad, dr. Prinka Sp.Onk.Rad, dan dr. Rikky spesialis layanan Navigasi Pasien Kanker (NAPAK).

Menjadi salah satu Rumah Ssakit (RS) terbaik dan terbesar di Indonesia, Mitra Keluarga Bekasi Timur tidak henti hentinya menyediakan layanan unggulan sesuai kebutuhan masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mendukung Pemerintah dalam penyediaan layanan kesehatan.

Dessy Jacob selaku Kepala Departemen Onco Radiasi, menyampaikan bahwa, RS Mitra Bekasi Timur saat ini telah memiliki Pusat layanan pengobatan Kanker atau Onkologi Center. Pasien kanker bisa dilayani di Mitra Bekasi Timur sehingga tidak harus jauh jauh ke luar negeri.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Karena di Mitra Keluarga Bekasi Timur sudah tersedia Dokter, Penunjang, Fasilitas yang mumpuni,” jelasnya dikutip bekasiguide.com pada Kamis 28 Maret 2024.

Saat ini, kata dia, Mitra Keluarga Bekasi Timur sedang dalam proses untuk membuka pelayanan PET Scan dan Kedokteran Nuklir.

Pusat layanan Radioterapi di RS Mitra Bekasi Timur bagi pasien Kanker atau Onkologi Center.

“Oleh karena itu, Kami mengajak Masyarakat Indonesia cukup berobat di Indonesia dan sehat bersama Mitra Keluarga Bekasi Timur,” ujarnya.

Sementara, dr. Aida Sp.Onk.Rad menuturkan, di Mitra Keluarga Bekasi Timur, untuk pengobatan pasien kanker dapat dilakukan dengan teknik penyinaran radioterapi terkini dan terpercaya untuk memberikan perawatan terbaik kepada pasien.

“Beberapa teknik penyinaran radioterapi yang kami terapkan di antaranya Teknik Radiasi 3D / Konvensional, Teknik Radiasi IMRT dan Teknik Radiasi VMAT,” terang dia.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Prinka Sp.Onk.Rad menerangkan, radioterapi adalah salah satu metode pengobatan kanker yang umum digunakan. Tapi, kata dia, masih banyak masyarakat yang memiliki mitos tentang prosedur tersebut.

Beberapa mitos yang umum terkait dengan radioterapi, beserta fakta yang sesungguhnya:

Mitos: Radioterapi selalu menyebabkan rasa sakit dan efek samping yang parah.

Fakta: Meskipun radioterapi dapat menyebabkan beberapa efek samping seperti kelelahan dan iritasi kulit, tidak semua pasien mengalami rasa sakit atau efek samping yang parah. Efek samping radioterapi dapat dikelola dengan baik oleh tim medis.

Mitos: Radioterapi selalu menyebabkan kerusakan permanen pada jaringan sehat di sekitar tumor.

Fakta: Radioterapi modern menggunakan teknik yang sangat presisi untuk meminimalkan kerusakan pada jaringan sehat di sekitar tumor. Teknologi seperti IMRT dan VMAT memungkinkan pengiriman dosis radiasi yang tepat pada tumor sambil melindungi jaringan sehat.

Mitos: Radioterapi membuat seseorang menjadi radioaktif dan berbahaya bagi orang lain.

Fakta: Radioterapi menggunakan sinar radiasi yang dihasilkan dari mesin luar dan tidak membuat seseorang menjadi radioaktif. Setelah sesi radioterapi selesai, pasien tidak membawa radiasi di tubuh mereka dan aman untuk berinteraksi dengan orang lain.

Mitos: Radioterapi tidak efektif dan hanya menyebabkan penderitaan.

Fakta: Radioterapi adalah salah satu metode pengobatan kanker yang paling efektif dan sering kali digunakan baik sebagai pengobatan tunggal maupun bersamaan dengan operasi atau kemoterapi.

“Radioterapi telah membantu banyak pasien kanker untuk mencapai remisi atau mengendalikan pertumbuhan tumor,” terang dokter Prinka.

Lebih lanjut, dikatakan dokter Prinka, untuk mengenali perbedaan antara mitos dan fakta tentang radioterapi penting untuk menghilangkan kekhawatiran dan memahami manfaat sebenarnya dari prosedur ini.

“Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang radioterapi, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli radioterapi untuk mendapatkan informasi yang akurat dan tepat,” kata dia.

Sementara itu, dr. Rikky spesialis layanan Navigasi Pasien Kanker (NAPAK) menambahkan, dalam perjuangan melawan kanker, memahami sistem perawatan kesehatan yang kompleks dapat menjadi sesuatu yang membingungkan bagi pasien dan keluarga mereka. Mitra Keluarga Bekasi Timur telah memperkenalkan NAPAK untuk membimbing dan mendukung pasien kanker sepanjang perjalanan pengobatan mereka.

NAPAK adalah program komprehensif yang dirancang untuk memberikan bantuan dan dukungan yang dipersonalisasi kepada pasien kanker pada setiap langkah proses pengobatan mereka. Mulai dari saat diagnosis hingga perawatan pasca-pengobatan.

Navigasi NAPAK menawarkan panduan, sumber daya, dan dukungan emosional untuk memastikan bahwa pasien menerima perawatan dan pengalaman terbaik.

NAPAK terdiri dari Tenaga Medis Profesional yang sudah terlatih untuk membantu pasien dalam menavigasi sistem perawatan kesehatan yang kompleks di suatu institusi pelayanan kesehatan.

“Mitra Keluarga Bekasi Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan berinovasi dalam upaya kami untuk memberikan perawatan kanker yang terbaik bagi masyarakat Bekasi dan sekitarnya,” tandasnya.

Example 120x600