Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Kerap Timbulkan Masalah Polisi Larang Warga SOTR

×

Kerap Timbulkan Masalah Polisi Larang Warga SOTR

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi sahur on the road . (Image : Istimewa)

Polres Metro Bekasi Kota mengimbau warga untuk tidak melakukan Sahur On The Road (SOTR) selama bulan Ramadhan 1445 Hijriyah.

Kasat Samapta Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Imam Syafi’i mengatakan kegiatan SOTR dinilai banyak menimbulkan permasalahan sehingga pihak kepolisian memutuskan untuk melarang warga untuk melakukan kegiatan tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“SOTR di Kota Bekasi kami himbau untuk tidak dilaksanakan karena mengingat banyak mudharat daripada manfaatnya,” katanya, Selasa 12 Maret 2024.

Ia juga menjelaskan, pihaknya juga telah mendapatkan arahan dari Polda Metro Jaya perihal pelarangan warga untuk melakukan SOTR, namun itu baru secara tertulis.

“Kabid Humas Polda kemarin baru statement di Media tapi secara tertulis,” tutupnya.

Example 120x600
Metropolitan

“Kami bersyukur malam takbiran hingga saat hari raya Idul Fitri secara nasional seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi aman, sehingga hari raya bisa dilalui dengan penuh kehangatan bersama keluarga,” ucap Darmawan dalam keterangan resminya yang diterima redaksi pada Sabtu 20 April 2024.

Metropolitan

“Kegiatan tersebut berlangsung Minggu depan, diharapkan masyarakat Sukatani untuk menghadiri kegiatan MTQ, termasuk gelaran pawai ta’aruf,” ungkapnya usai kegiatan Halal Bihalal di Aula Kantor Kecamatan Sukatani pada Kamis 18 April 2024.

Metropolitan

“Setelah merayakan lebaran bersama keluarga, dan memanfaatkan libur lebaran cukup panjang, ayo kembali semangat bekerja melayani masyarakat. Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, selesaikan segala pekerjaan dengan baik dan tetap sesuai dengan ketentuan,” harap Gani Muhamad dikutip bekasiguide.com pada Kamis 18 April 2024.

Metropolitan

“Kebetulan orang terlantar tanpa identitas itu ‘kan awalnya sakit, kemudian kita bawa ke RSUD, dan ternyata meninggal dunia. Sampai meninggal pun identitasnya tidak diketahui, jadi kami urus makamnya sampai selesai karena itu merupakan tugas kami,” ujar Alex dikutip bekasiguide.com pada Rabu 17 April 2024.