Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Pengamat Politik : Jelang Pencoblosan Medsos Mulai Panas, Realita Adem

×

Pengamat Politik : Jelang Pencoblosan Medsos Mulai Panas, Realita Adem

Sebarkan artikel ini

Jelang pemilihan umum (Pemilu), Pengamat Politik, Harun Al Rasyid melihat media sosial mulai terasa panas dan realita atau kenyataan, adem.

“Media sosial (Medsos) mulai panas, namun kenyataan adem,” tutur Harun, Senin 15 Januari 2024.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Harun menjelaskan, saat ini kebanyakan masing-masing pendukung pasangan calon (Paslon), secara garis besar memanfaatkan medsos untuk meraih dukungan.

Sehingga keberadaan medsos mulai terasa begitu kencang tatkala para pendukung tersebut saling adu argumentasi.

“Para pendukung paslon tidak bisa lepas dari medsos tersebut, sehingga kalau dilihat tensinya mulai tinggi,” katanya.

Selain itu juga, penggunaan medsos ini sangat mempengaruhi untuk merebut suara swing voter saat pencoblosan nanti.

“Jelas bahwa medsos ini akan dimaksimalkan dalam merebut suara swing voter yang jumlahnya sekitar 20 persen,” pungkas Harun.

Example 120x600
Politik

“Pada pileg kemarin, Heri Koswara sendiri saja yang masih menjadi caleg memperoleh 168 ribu suara dan menjadi peraih suara terbanyak pada caleg. Ditambah perolehan suara PKS yang sekitar 300 ribu lebih. Kita anggap saja pemilih Heri Koswara dan pemilih PKS orang yang sama, berarti Heri Koswara sudah memiliki modal suara sekitar 25 persen dari jumlah DPT di Kota Bekasi,” ujranya dikutip bekasiguide.com pada Jumat, 19 Juli 2024.

Politik

“Ya dari DPP PDI-P pusat melalui DPD PDI P Jabar saya akan langsung menyerahkan Surat Tugas Bacalon Wali Kota Bekasi ke pak Tri Adhianto. Bagi pak M2 akan membantu memenangkan pak Tri di Pilkada,” ucap Ono sapaan akrabnya yang juga mencalonkan Gubernur Jabar, Selasa 16 Juli 2024.