Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

KPU Minta Warga dan Generasi Z Kawal Pemilu

×

KPU Minta Warga dan Generasi Z Kawal Pemilu

Sebarkan artikel ini

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi meminta agar warga membantu mengawal proses pesta demokrasi pemilihan umum (Pemilu) 2024.

“Jadi, kami berharap warga bisa ikut serta mengawal prosesnya,” terang Komisioner KPU Kota Bekasi, Afif Fauzi usai jadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan oleh Karang Taruna kelurahan Sepanjangjaya, kecamatan Rawalumbu di Kedai Kopi Prambanan, Rabu (8/11/2023).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Selain itu, dirinya juga menyoroti keberadaan pemilih pemula dimana mereka juga harus aktif dan terbuka terhadap keterlibatannya langsung dalam hal pemilu mendatang.

“Sebagai Generasi Z, maka diharapkan Peranan aktifnya dalam pemilu mendatang,” jelasnya.

Dengan peran aktif mereka dalam pemilu dan memilih calon terbaiknya, kata dia, bisa menentukan arah masa depan bangsa.

“Suara yang mereka berikan dengan hadir dan memilih para calonnya, maka hal ini bisa mengintegrasikan kepentingan bangsa melalui calon terbaik yang dipilihnya,” kata Afif.

Afif juga mengingatkan tentang politik identitas yang secara Undang-Undang dilarang. Untuk itu, pada tahapan kampanye harus mengedukasi masyarakat melalui visi, misi serta programnya, sehingga masyarakat mau datang memberikan suaranya.

“Bukan hanya sebatas program saja yang disuguhkan, tapi apa yang bisa dikawal hingga menghindari adu Domba yang harus digaungkan,” tegasnya.

Example 120x600
Politik

“Beliau banyak membantu masyarakat, contoh seperti membantu anak sekolah, pengecoran jalan di wilayah yang belum tersentuh pembangunan. Belum lagi Gus Shol sapaan akrab H Sholihin juga kerap membantu program rutilahu di Kota Bekasi,” ucap Ahmad Yani dikutip bekasiguide.com, Kamis 20 Juni 2024.

Politik

“Bisa jadi ketika pantarlih melakukan coklit, ada warga di TPS-nya belum terdaftar sebagai pemilih. Pantarlih juga berkewajiban untuk memasukkan warga yang belum terdaftar tersebut ke DP4. Sehingga diharapkan dari hasil coklit tersebut warga yang benar-benar memiliki hak sebagai pemilih benar-benar terdaftar. Sedang yang tidak memenuhi syarat, misalnya, meninggal atau menjadi anggota TNI/Polri dicoret dari DP4,” ungkapnya dikutip bekasiguide.com pada Sabtu 15 Juni 2024.