PLN Pastikan Keandalan Pasokan Listrik di Perusahaan Produsen Oksigen Bagi Pasien Covid-19 di Kabupaten Bekasi 


CIKARANG- PLN UP3 Cikarang memastikan keandalan pasokan listrik perusahaan produsen oksigen bagi pasien Covid-19 di wilayahnya.

Salah satunya perusahaan produksi oksigen terbesar yakni PT Aneka Gas Industri yang berlokasi di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi

Manager PLN UP3 Cikarang, Ahmad Syauki mengatakan bahwa PLN akan mengerahkan semua kekuatan dan semua daya agar listrik bagi pelanggan termasuk PT Aneka Gas Industri berjalan dengan baik.

“Mari kita bersama-sama menangani dan melewati situasi pandemi. Kita tingkatkan keandalan listrik PLN dan produksi listrik Aneka Gas meningkat dari waktu ke waktu. Kami terus berkomitmen untuk dapat mensuplai listrik dengan baik, andal, kualitas yang memadai,” kata Syauki, pada Kamis (8/7/2021).

Syauki mengungkapkan situasi pandemi Covid-19 sedang melonjak, membuat peningkatan pasien Covid-19. Oksigen menjadi salah satu yang sangat dibutuhan dalam proses perawatan pasien sehingga permintaan meningkat.

Tak hanya bagi pihak rumah sakit, juga bagi masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri di rumah. Untuk itu, ketersediaan pasokan oksigen sangat diperlukan dan dibutuhkan.

“Maka itu kami mendukung penuh dan memastikan keandalan pasokan listrik bagi perusahaan prodsen oksigen. Selain juga dipastikan pasokan listrik bagi rumah yang sedang menangani pasien Covid-19,” imbuh dia.

PT PLN bergerak cepat dengan menyiagakan 5.388 personel untuk memastikan keandalan pasokan listrik di rumah sakit rujukan Covid-19 dan industri oksigen yang berada di Banten dan Jawa Barat.

Langkah ini menjadi kontribusi PLN dalam memastikan lancarnya pelayanan kesehatan, dan ketersediaan oksigen medis bagi pasien Covid-19.

Personel PLN yang disiagakan akan  memastikan keandalan pasokan listrik bagi 142 rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jawa Barat, dan 30 rumah sakit rujukan di Banten. Selain itu, tim PLN juga mendukung produktivitas 9 lokasi pabrik oksigen yang ada di Jabar dan 5 lokasi di Banten.

Untuk memastikan keandalan pasokan listrik, jajaran direksi PLN melakukan kunjungan ke beberapa pabrik oksigen di Jabar dan Banten.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini, menyampaikan bahwa saat ini oksigen betul-betul sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Guna menghindari kelangkaan pasokan gas medis, PLN harus memastikan pasokan listrik yang diperlukan oleh produsen gas dapat terpenuhi.

Oleh karena itu, komunikasi dan kolaborasi antara PLN dan Samator mutlak diperlukan karena di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang kembali melonjak. Kebutuhan gas untuk medis sangat tinggi sehingga produksi harus selalu kontinu supaya suplai oksigen bisa berjalan dengan lancar.

“Saya secara pribadi maupun atas nama PLN, ingin menyampaikan komitmen, suplai listrik ke PT Aneka Gas Industri akan berjalan dengan baik. Namun sudah barang tentu PLN tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh kolaborasi dan komunikasi supaya komitmen kami untuk menyediakan listrik secara andal, berkesinambungan, serta berupaya meminimalkan kedip bisa berjalan sebaik-baiknya,” ungkap Zulkifli.

Zulkifli pun memastikan, bahwa PLN akan mengerahkan semua kekuatan dan semua daya agar listrik bagi para pelanggan, termasuk PT Aneka Gas Industri, berjalan dengan baik.

“Mari kita bersama-sama menangani dan melewati situasi pandemi. Kami tingkatkan keandalan listrik PLN dan bagaimana produksi listrik Aneka gas meningkat dari waktu ke waktu. Kami terus berkomitmen untuk dapat mensuplai listrik dengan baik, andal, kulaitas yang memadai,” tambahnya.

Sebagai salah satu pemain gas industri utama di Indonesia, PT Aneka Gas Industri bagian dari Samator Grup telah dikenal sebagai perusahaan gas industri terkemuka di Indonesia. Saat ini, Samator memproduksi aneka gas, seperti oksigen, nitrogen, argon, fuel gas, LPG, gas alam, dan lainnya.

Direktur Umum dan Pengembangan PT Aneka Gas Industri Tbk Agus Purnomo mengapresiasi dukungan dan kerja sama PLN. Agus mengatakan sejak awal Samator konsentrasi penyaluran kebutuhan rumah sakit.

Walaupun demikian, dengan produk yang diproduksi di pabrik Cikande, Cibitung dan Pulogadung, ternyata masih kurang untuk memenuhi kebutuhan oksigen rumah sakit saat ini.

“Dengan produksi maksimal 600 ton per hari masih kurang, karena kebutuhan RS untuk saat ini 800 ton per hari. Padahal kebutuhan untuk industri kami hanya layani industri makanan sebesar 5 persen. Tapi 95 persen ternyata masih belum cukup,” terang Agus.

Oleh karena itu, Agus sangat berharap akan keandalan pasokan listrik dari PLN. Keandalan listrik PLN mendukung produktivitas industri aneka gas. (Bams)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *