Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Metropolitan

Pemkab Bekasi Kaji Perpanjangan PSBB Tahap Keempat

×

Pemkab Bekasi Kaji Perpanjangan PSBB Tahap Keempat

Sebarkan artikel ini
Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dalam rapat Evaluasi Pelaksanaan PSBB Menjelang Hari Raya Idul Fitri pada Rabu (20/5) di Command Center, Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.

CIKARANG PUSAT– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berencana akan memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 29 Mei 2020. Hal itu diungkapkan oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja dalam rapat Evaluasi Pelaksanaan PSBB Menjelang Hari Raya Idul Fitri pada Rabu (20/5) di Command Center, Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja menyampaikan, berdasarkan PSBB tahap kedua yang telah berlangsung sejak 13 Mei 2020 lalu, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi ini menunjukkan pergerakan yang stagnan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Walaupun PSBB tahap kedua ini baru akan berakhir pada 26 Mei mendatang, namun Kabupaten Bekasi tetap berencana untuk memperpanjang PSBB, hal ini mengikuti batas akhir masa darurat covid-19 secara nasional hingga 29 Mei 2020, ” jelasnya pada Kamis (21/05/2020).

Dirinya mengatakan, evaluasi PSBB tahap kedua ini juga diperlukan, mengingat masih banyak hal yang harus diperbaiki, salah satunya terkait ramainya pasar dan pusat perbelanjaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kemarin kita sempat membuka SGC dan Toko Ananda, karena itu merupakan salah satu pusat ekonomi di Cikarang makanya masyarakat berdatangan kesana dan menimbulkan kerumunan. Bahkan yang diluar Kabupaten Bekasi juga ada yang datang dan belanja disana,” jelasnya

Terlebih, Bupati mengatakan, pergerakan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya ini dikhawatirkan dapat membentuk cluster penyebaran baru sehingga akan sulit kedepannya untuk mengatasi pandemi ini.

“Untuk memanfaatkan waktu PSBB ini kita juga melihat masih minimnya kesadaran masyakarat, kedepannya kita juga akan membuat peraturan Bupati untuk menindak para pelanggar PSBB agar menimbulkan efek jera,” tegasnya

Untuk sanksi yang diberikan, Bupati Bekasi akan membentuk tim terkait guna menimbang sanksi apa yang akan diberikan kepada pelanggar PSBB di Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi juga berharap kepada masyarakat Kabupaten Bekasi untuk ikut membantu berpartisipasi dalan mematuhi peraturan yang ada selama masa PSBB berlangsung, dan terus menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra menyampaikan, kedepannya Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama dengan Forkopimda Kabupaten Bekasi akan meletakkan Check Point ataupun Pos Pantau Penanganan Covid-19 di pusat keramaian menjelang Hari Raya, seperti pasar dan pusat perbelanjaan.

“Selain menambah posko check point dan pos pantau, kita juga menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan takbir keliling, maupun pawai. Dan untuk pelaksanaan sholat Idul Fitri tahun ini untuk sementara ditiadakan, ” Tutupnya. (bams/advertorial)

Example 120x600
Metropolitan

“Tentunya merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi Kami, Pemerintah Kota Bekasi, bersama rekan-rekan penggiat Posyantek di Kota Bekasi dan rasa syukur yang sebesar-besarnya atas predikat penghargaan yang telah disematkan,” ujar Gani Muhamad dalam keterangan resminya dikutip bekasiguide.com pada Selasa, 16 Juli 2024.

Metropolitan

“Jadi ada niat yang sama dengan kami meningkatkan aturan, jadi itu apresiasi kenapa saya membuka MPLS di Jawa Barat ini di Kota Bekasi,” jelasnya kepada wartawan termasuk bekasiguide.com di Aula Nonon Sonthanie Gedung Plaza Pemkot Bekasi, Senin, 15 Juli 2024.

Metropolitan

“Kami hanya dapat tambahan gas dari Tambun, sekarang dari tahun 2006 itu gasnya sampai di 30 juta, nah turun terus sampai di tahun 2011 tinggal 15 juta, turun terus sampe tahun 2016 ketika kami mendapatkan kilang tinggal 7 atau 8 juta. Saat ini, gas kami tinggal 4 juta. Alhamdulillah kami dapat 4 juta lagi tapi dari lapangan pondok tengah,” kata Prananto di Babelan, Senin, 15 Juli 2024.