Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

Anggota Legislatif dan Pengusaha Kolaborasi Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

×

Anggota Legislatif dan Pengusaha Kolaborasi Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Persatuan, Yogi Kurniawan memberikan bantuan kepada warga Pekayonjaya.

BEKASI- Memasuki hari keempat pelaksanaan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bekasi, beragam bantuan mengalir untuk kalangan masyarakat yang terdampak musibah nasional Corona. Tidak hanya dari pemerintah, bantuan juga tergalang dari kalangan pengusaha dan stakehokder lainnya.

Seperti di wilayah Kelurahan Pekayonjaya, Kecamatan Bekasi Selatan, bantuan berupa paket Sembako terus disalurkan aparatur pemerintahan untuk masyarakat setempat. Selain diatribusi bantuan Sembako dari Pemkot Bekasi, ada juga bantuan yang terkumpul dari kalangan penggiat usaha dan anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Persatuan, Yogi Kurniawan.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Bantuan paket Sembako tersebut secara simbolis diterima langsung Sekretaris Kelurahan (Sekkel) Pekayonjaya Encup Supratman disaksikan unsur Tiga Pilar Pekayonjaya, Sabtu (18/4). Selanjutnya, bantuan tersebut langsung didistribusikan kembali kepada masyarakat yang terkena dampak dari kebijakan PSBB akibat pandemi Covid-19.

Menurut penjelasan Encup Supratman, bantuan yang terkumpul seluruhnya sebanyak 1.017 paket Sembako. “Bantuan ini kami salurkan untuk warga di RW 22 Pekayonjaya yang terdiri dari 8 RT,” ulasnya.

Encup menambahkan sikap kepedulian pengusaha di RW 22 dan anggota DPRD Kota Bekasi ini untuk membantu meringankan beban hidup masyarakat yang terpaksa harus tetap tinggal di rumah sejak diberlakukannya kebijakan pembatasan sosial dan PSBB. “Semoga bantuan ini memberikan manfaat untuk masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19,” harapnya.

Tak lupa, Encup kembali menyampaikan himbauannya kepada masyarakat agar tetap mentaati kebijakan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi. “Tetap tinggal di rumah, jaga kesehatan, lindungi diri kita dan keluarga yang kita sayangi agar terhindar dari ancaman Covid-19,” tegasnya.

Encup juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memakai masker jika ada keperluan di luar rumah, serta selalu menjaga jarak. “Biarkan kami dari kelurahan beserta petugas Bimaspol dan Babinsa yang bekerja bersama pengurus RT dan RW, dalam mendistribusikan paket Sembako yang telah ada,” katanya.

Apresiasi untuk Wali Kota dan Donatur

Dalam kesempatan yang sama, Yogi Kurniawan menyatakan, kegiatan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) ini adalah inisiatif dari Ketua RW 022 M Husein beserta jajaran Ketua RT yang seluruhnya berjumlah 8 RT.

Kegiatan penggalangan dana dan bantuan barang berlangsung selama 1 minggu sebelumnya. Para donatur terdiri dari pengusaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, pejabat daerah, juga warga mampu yang berdomisili khususnya di lingkungan RW 022, Kelurahan Pekayonjaya dan sekitarnya.

“Dari penggalangan dana tersebut alhamdulillah berhasil terkumpul dana dan barang yang dijadikan 1.017 paket Sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 khususnya di wilayah RW 022 itu sendiri. Tujuannya adalah untuk meringankan beban hidup warga terdampak CoVid-19, juga untuk membantu melengkapi atau menambahkan program Bansos dari Pemerintah Kota Bekasi yang kebetulan juga dilaksanakan penyalurannya di hari yang sama oleh pihak kelurahan setempat,” kata Yogi.

Terkahir, Yogi menyampaikan apresiasinya kepada Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan para donatur yang sudah berempati membantu masyarakat terdampak Corona. “Begitu juga rasa terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pengurus RT dan RW yang sudah berdedikasi melaksanakan tugas dan fungsinya membantu masyarakat untuk mengatasi masalah pandemi Corina ini,” pungkasnya. (bams/adv)

Example 120x600
Politik

“Sebanyak 117.622 suara yang disertai dengan fotocopi KTP warga Kota Bekasi yang harus diserahkan ke kami sebagai bentuk dukungan maju dari jalur perorangan,” jelas Ali saat ditemui di kantornya, Selasa 23 April 2024.

Politik

“Urbanisasi itu ‘kan aktivitas rutin tiap tahun. Dan itu merupakan salah satu hak warga negara Indonesia untuk bisa tinggal dimana pun, salah satunya Kota Bekasi. Kita tidak bisa dan tidak boleh mencegah itu,” ujar Syaifuddaulah kepada awak media, Jumat 19 April 2024.