Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

DPRD Kota Bekasi Bagikan Masker untuk Masyarakat

×

DPRD Kota Bekasi Bagikan Masker untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Bekasi, H.Chairoman J Putro bersama pimpinan serta Aggota DPRD lainnya membagikan masker kepada pengendara mobil dan motor.

BEKASI- Ketua DPRD Kota Bekasi, H.Chairoman J Putro bersama pimpinan serta Aggota DPRD lainnya membagikan masker kepada pengendara mobil dan motor di depan kantor DPRD Kota Bekasi, di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Selasa (7/4/2020).

Selain merupakan wujud kepedulian DPRD Kota Bekasi terhadap warga, kegiatan ini juga sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran wabah Virus Corona (Covid-19).

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

“Dalam kesempatan ini, kami wakil rakyat dapat berinteraksi dengan masyarakat, sekaligus digunakan untuk mengimbau agar para pengendara mobil dan motor mengikuti anjuran pemerintah untuk di rumah saja,” kata Chairoman kepada awak media pada Selasa (07/04/2020).

Chairoman mengingatkan agar masyarakat selalu mencuci tangan dengan sabun, menjaga kesehatan dan selalu sempatkan berjemur di pagi hari.

“Apabila keluar rumah hendaknya memakai masker,” katanya.

Sementara, salah seorang pengguna motor mengucapkan terimakasih kepada anggota DPRD yang peduli akan keselamatan warganya dengan masker yang telah diberikannya secara cuma – Cuma.

“Terimakasih diucapkan untuk DPRD Kota Bekasi yang peduli kepada masyarakat dengan memberikan masker secara cuma cuma ini,” tutur Prianto salah seorang warga yang tengah melintas. (bams/adv)

Example 120x600
Politik

“Sebanyak 117.622 suara yang disertai dengan fotocopi KTP warga Kota Bekasi yang harus diserahkan ke kami sebagai bentuk dukungan maju dari jalur perorangan,” jelas Ali saat ditemui di kantornya, Selasa 23 April 2024.

Politik

“Urbanisasi itu ‘kan aktivitas rutin tiap tahun. Dan itu merupakan salah satu hak warga negara Indonesia untuk bisa tinggal dimana pun, salah satunya Kota Bekasi. Kita tidak bisa dan tidak boleh mencegah itu,” ujar Syaifuddaulah kepada awak media, Jumat 19 April 2024.