Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Politik

PKB Gabung Fraksi PDIP Ungguli PKS dalam Kursi Fraksi

×

PKB Gabung Fraksi PDIP Ungguli PKS dalam Kursi Fraksi

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Bekasi, Ustuchri.

BEKASI- Setelah melakukan pendekatan dan komunikasi politik kepada partai lain di DPRD Kota Bekasi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bekasi yang hanya memiliki satu kursi, akhirnya memutuskan bergabung dengan Fraksi PDIP di DPRD Kota Bekasi.

Terkait bergabungnya PKB dalam Fraksi PDIP yang telah memiliki 12 kursi pada Pemilihan Legislatif 2019 mengaku sangat mengapresiasi sikap politik PKB tersebut.

Scroll Ke Bawah Untuk Melanjutkan
Advertisement

Ketua Fraksi PDIP Kota Bekasi, Oloan Nababan menuturkan, bergabungnya PKB ke PDIP bukan sebab karena dibujuk atau karena adanya iming iming, namun karena memiliki kesamaan tujuan sebagai Parpol yang nasionalis dan religius.

“Kebetulan partainya pak Ustuchri (PKB) hanya memiliki 1 kursi tidak memenuhi untuk satu fraksi, maka pilihan yang paling pas menurut kita, menurut pak Ustuchri, ya ada di PDIP dan kita tidak ada tawaran, karena kita punya kesamaan untuk membela kepentingan rakyat,” jelas ketua Fraksi PDIP, saat ditemui awak media di ruanganya, pada Rabu (11/09/2019).

Senada dengan apa yang disampaikan ketua fraksi PDIP, politisi yang juga ketua DPC PKB Kota Bekasi, Ustuchri membenarkan hal tersebut, menurut sejarah nasional kedua parpol (PKB dan PDIP) sudah sering berkolaborasi dalam event-event politik.

Dia menyebutkan, dalam Pilkada Kota Bekasi dua parpol ini juga diikat dalam 1 koalisi juga untuk mengusung kemenangan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto Cahyono.

“Dan kebetulan juga sekarang pak Wakil Walikota (Tri Adhiyanto) ini sekarang jadi ketua DPC PDIP Kota Bekasi. Saya kira ini atas bawah ketemu semua, apalagi visi kita sama nasionalis religius sehingga kita bisa optimalkan,” ujarnya.

Dikatakan Ustuchri, sebelum memutuskan berkoalisi, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan PDIP, dan bergabungnya PKB ke PDIP akan menjadi fraksi terbesar.

“Tapi yang terpenting bukan masalah besar besaran, tapi bagaimana kita bermanfaat untuk masyarakat. Karena PDIP sebagai partainya wong cilik, PKB sebagai partai santri, semua kita berbicara grass root, jadi mudah-mudahan bisa bersinergi dengan baik,” pungkasnya. (TIM/ADV)

Example 120x600
Politik

“Sebagai contoh, keberhasilan Kusnanto mampu merubah wajah RSUD Kota Bekasi menjadi lebih baik dari sebelumnya. Khususnya dalam lingkup inovasi, seperti Inovasi RSUD CAM yang meraih penghargaan dalam ajang Innovation Week, yakni Sistem Berobat Jalan Online, dan Program Siap Antar Obat yang memiliki dampak positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” beber Yanuar dikutip bekasiguide.com, Jumat 05 April 2024.